Mujahid 212 Desak KPK Investigasi Harta Kekayaan Keluarga Jokowi: Segera Kerja!

pranusa.id December 21, 2021

(Ilustrasi KPK: tribun)

PRANUSA.ID — Pengamat hukum dan politik Mujahid 212, Damai Hari Lubis mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menggali dan melakukan klarifikasi atas harta kekayaan keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Desakan itu disampaikannya menanggapi putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep yang baru-baru ini membeli 188,24 juta lembar saham dengan nilai transaksinya mencapai Rp92,2 miliar, mengacu pada harga saham PMMP per lembarnya Rp490.

“KPK idealnya bukan memerintahkan masyarakat melaporkan temuan, tapi segera bekerja atas adanya temuan ini sesuai tupoksinya,” kata Damai dalam keterangannya, Selasa (21/12/2021).

Menurutnya, KPK secara hukum wajib melakukan investigasi atas dalil temuan dugaan KKN yang ramai dibicarakan masyarakat umum sebagaimana diatur dalam PP 43/2018 Juncto UU 19/2019.

“Ketika Kaesang, putra presiden bisa memiliki harta untuk membeli saham dengan nominal fantastis, maka Kaesang dan orang-orang yang diduga terlibat atas kepemilikan harta benda atau apa pun segera diinvestigasi oleh KPK,” tegasnya.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…