Noel Ebenezer: Saya Siap Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

pranusa.id January 27, 2026

FOTO: Immanuel Ebenezer

JAKARTA – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) periode 2024–2025, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel, menyatakan kesiapannya untuk dijatuhi hukuman mati jika terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Pernyataan tegas tersebut disampaikannya sebelum menjalani sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

“Tapi jika tidak, hukum saya seringan-ringannya. Apa pun yang namanya korupsi basisnya pertama kebohongan, dasar dari korupsi adalah kebohongan,” ujar Noel kepada awak media.

Dalam persidangan tersebut, Noel didakwa melakukan pemerasan terhadap para pemohon sertifikasi K3 dengan nilai total mencapai Rp6,52 miliar serta menerima gratifikasi berupa uang dan motor mewah.

Meskipun mengaku menerima dakwaan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Noel mempertanyakan substansi tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Ia merasa heran karena dalam dakwaan disebut hanya menerima aliran dana sebesar Rp70 juta, jumlah yang menurutnya tidak masuk akal untuk posisi sekelas Wakil Menteri.

“Masa gembong dapatnya Rp70 juta? Ini gue wamen apa staf wamen ini dapat Rp70 juta doang,” ungkapnya dengan nada heran.

Berdasarkan surat dakwaan, pemerasan tersebut diduga dilakukan Noel secara bersama-sama dengan 10 terdakwa lainnya yang merupakan pejabat dan staf di lingkungan Kemenaker.

Adapun nilai pemerasan yang diduga menguntungkan Noel secara pribadi tercatat sebesar Rp70 juta, sementara gratifikasi yang diterimanya disebut mencapai Rp3,36 miliar serta satu unit motor Ducati Scrambler.

Atas perbuatannya, Noel dijerat dengan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan terancam hukuman berat jika seluruh dakwaan jaksa terbukti di pengadilan.

Laporan: Hendri | Editor: Michael

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Pesan Natalius Pigai untuk Warga Papua: Boleh Tuntut Kesejahteraan, Asal Tidak Minta Merdeka
NABIRE, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Kritik Kesejahteraan Pascakemerdekaan, Festival Bantal Galang Donasi Alat Tidur bagi Buruh Gendong Beringharjo
SLEMAN, PRANUSA.ID — Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik…
Dinas Sosial Kota Yogyakarta Gelar Ziarah Edukatif Pekan “Jejak Patriot” bagi Pelajar
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Dinas Sosial Kota Yogyakarta menggelar kegiatan ziarah…
Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Ende Salurkan 725 Paket Bansos Presiden untuk Korban Gempa
ENDE, PRANUSA.ID — Sebagai wujud kepedulian negara di tengah masyarakat…
81 Tahun Indonesia: Merdeka Sejati atau sekadar “Merdeka-Merdekaan”?
KOLOM— Pada 17 Agustus 2026, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan…