Oknum Ulama di Jabar Tuntut Jokowi Terapkan Sistem Khilafah

pranusa.id April 30, 2022

Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PRANUSA.ID— Sebuah video yang memperlihatkan para ulama Jabar menuntut Presiden Jokowi untuk menerapkan sistem Khilafah di Indonesia, viral di media sosial.

Video Ulama Jabar tuntut Jokowi terapkan khilafah itu viral usai diunggah pengguna Twitter Lelaki_5unyi, seperti dilihat pada Kamis 28 April 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu mengutip ulang tuntutan para tokoh dan ulama Jawa Barat tersebut selain menuntut Jokowi terapkan khilafah.

Adapun tuntutan lain dari para ulama Jabar itu, kata sang netizen, yakni menolak rencana kenaikan BBM, gas LPG dan Tarif Dasar Listrik (TDL).

“Jawa Barat Bersuara” Seruan Bersama Tokoh, Ulama dan Advokat Jabar Tolak Rencana zholim kenaikan BBM, LPG, TDL,” cuit netizen Lelaki_5unyi.

Dilihat dari video itu, tampak salah seorang perwakilan dari para ulama dan tokoh di Jawa Barat membacakan seruan pihaknya kepada Presiden Jokowi.

“Ulama dan tokoh Jawa Barat menyampaikan seruan kepada Saudara Joko Widodo dengan sejumlah tuntutan sebagai berikut,” ujar seorang perwakilan ulama Jabar tersebut.

Dari sejumlah tuntutan mereka, salah satunya yakni menuntut Jokowi untuk mengambil Islam sebagai solusi permasalahan bangsa.

“Menyampaikan seruan kepada Presiden RI, DPR RI dan seluruh rakyat Indonesia untuk mengambil Islam sebagai solusi,” tuturnya.

Menurutnya, dengan menerapkan Syariah Islam melalui sistem khilafah maka seluruh problem bangsa bisa diselesaikan.

“Menerapkan syariah Islam secara kaffah melalui sistem khilafah sebagai solusi seluruh problem negeri ini,” bebernya.

Selain itu, menurut sang ulama, dengan diterapkannya syariah Islam maka pemerintah akan bisa melayani rakyat dengan baik.

“Dengan menerapkan syariah Islam pemerintah Indonesia akan dapat melayani rakyat dengan baik,” tegasnya.

Tak hanya itu, ulama Jabar tersebut juga menyebut apabila Jokowi menerapkan khilafah maka negara akan bisa terlindungi dari kejahatan ideologi kapitalisme dan liberal.

“Memoroteksi negara dari kejahatan ideologi kapitalisme dan liberal yang melakukan penjajahan di Indonesia,” ujarnya.

Laporan: Bagas R
Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Sempat Disetrum Hingga Ditendang Militer Israel, 9 Relawan GSF 2.0 Asal Indonesia Berhasil Dibebaskan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul…
Rayakan HUT Ke-13, Social Movement Institute Gelar Konser Kritik “Bangkitlah Politik Anak Muda” di Titik Nol Jogja
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Organisasi pergerakan pemuda Social Movement Institute merayakan…
Kritik Keras Kinerja Pejabat, Anies Minta Pemerintah Setop Beri ‘Obat Tidur’ dan Bercanda di Tengah Krisis
JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melontarkan…
Minta Rakyat Rekam Aparat Pembeking Koruptor, Prabowo: Jangan Dilawan, Langsung Lapor ke Saya!
JAKARTA, PRANUSA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan peringatan…
Sahroni Dukung Penuh Sikap Keras Prabowo Sikat Aparat Nakal Pembeking Kejahatan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Instruksi tegas Presiden Prabowo Subianto agar memberangus…