Olok-olok Ade Armando Pasca Dikeroyok, Dosen UGM: Hanya Bercanda

pranusa.id April 19, 2022

Pegiat media sosial, Ade Armando. (Tribunnews)

PRANUSA.ID– Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Karna Wijaya akhirnya buka suara terkait komentarnya di media sosial yang belakangan menjadi sorotan publik lantaran dianggap bermuatan ujaran kebencian terhadap Ade Armando.

Karna Wijaya menyebut bahwa komentar di akun Facebook miliknya yang viral tersebut hanya sebatas guyonan setelah mendengar berita Ade Armando dokeroyok massa.

Karna Wijaya sendiri merasa bahwa tulisannya itu sebenarnya biasa saja jika dibandingkan dengan opini Ade Armando di media sosial yang menurutnya lebih sadis.

“Saya memposting sesuatu yang sebenarnya hanya gojekan (bercanda), jadi kan sangat biasa sekali. Bahkan statement-statement yang dikeluarkan Ade Armando dan lain sebagainya itu lebih sadis,” kata Karna kepada wartawan, di Yogyakarta, Senin 18 April 2022.

Dosen Fakultas MIPA UGM itu mengatakan, ada banyak isu yang dia buat sebagai candaan. Bukan saja soal pemukulan Ade Armando.

“Sosial politik yang lain, ekonomi juga. Tapi tidak digoreng. Yang digoreng cuma (isu) Ade Armando saja,” ujarnya.

Sementara itu, soal tangkapan layar, komentanya dengan narasi ‘sembelih’, Karna mengatakan bahwa komentar itu telah digoreng oleh buzzer. Sebab, komentar itu bukan dalam kontes peristiwa Ade Armando.

“Apakah itu untuk menimbulkan kegaduhan atau kebencian kolektif di grup itu terhadap saya. Seandainya dia tersinggung, tapi dia bukan friend saya di Facebook itu, saya juga enggak kenal orang itu,” ujarnya.

“Tapi saya kata ‘sembelih’ juga bukan dalam konteks Ade Armando,” katanya.

Diketahui, pihak UGM bersikap atas komentar salah satu dosennya atas nama Karna Wijaya yang diduga melakukan ujaran kebencian terhadap dosen UI Ade Armando yang bonyok dihajar massa.

Kabag Humas dan Protokol UGM Dina W Kariodimedjo mengatakan, pihak kampus telah mengetahui komentar kontroversi dari Karna Wijaya yang bikin heboh itu.

Dia mengatakan, dosen tersebut akan ditindak oleh dewan kehormatan Universitas.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Kasus Korupsi Dana Desa Melonjak, Kejaksaan Agung Perketat Pengawasan
JAKARTA – Kejaksaan Agung Republik Indonesia menyoroti peningkatan signifikan kasus…
Pemprov NTT Pastikan Tidak Bangun Venue Baru untuk PON 2028
KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) memutuskan…
Realisasi Meleset dari Ekspektasi, Menkeu Soroti Hambatan Pemulihan Ekonomi
JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa…
Hadapi Geopolitik Global, Prabowo Minta Kampus Cetak SDM Unggul dan Inovatif
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menekankan peran vital perguruan tinggi…
Dukung Asta Cita, Pemerintah Alokasikan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP
JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi…