Pemerintah Targetkan Renovasi 60.000 Sekolah pada Tahun 2026

pranusa.id January 13, 2026

FOTO: Ilustrasi sekolah rusak

BANJARBARU – Pemerintah menetapkan target renovasi terhadap 60.000 bangunan sekolah di seluruh Indonesia sepanjang tahun 2026.

Selain perbaikan fisik sekolah reguler, pemerintah juga merencanakan pembangunan 104 lokasi baru untuk program Sekolah Rakyat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan serta membantu masyarakat kurang mampu.

“Tahun ini, kita targetkan akan kita renovasi minimal 60.000 sekolah,” kata Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Prasetyo menjelaskan bahwa perbaikan tidak hanya menyasar aspek fisik bangunan, tetapi juga sarana penunjang pembelajaran.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah distribusi papan tulis interaktif atau interactive flat panel (IFP) ke berbagai sekolah. Menurut data pemerintah, sebanyak 288.000 unit papan tulis pintar tersebut telah disalurkan sepanjang tahun 2025.

Target 104 Sekolah Rakyat Baru

Selain renovasi, pemerintah juga fokus memperluas jangkauan Sekolah Rakyat. Prasetyo menyebutkan bahwa pada tahun ini pemerintah akan membangun 104 titik Sekolah Rakyat yang dinilai ideal untuk menampung lebih banyak siswa.

“Mohon doa restunya, supaya kita di tahun ini akan membangun di 104 titik, Sekolah Rakyat yang ideal supaya proses pembangunan lancar, dan akan menampung lebih banyak lagi adik-adik kita yang bisa mengenyam pendidikan,” ujarnya.

Program Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai salah satu strategi pemerintah untuk memberikan akses pendidikan kepada masyarakat miskin. Saat ini, sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi dan menampung sekitar 15.000 murid dari jenjang SD hingga SMA.

Pernyataan ini disampaikan Prasetyo Hadi usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 di Banjarbaru dan meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat secara simbolis.

Laporan: Marsianus | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Soroti Tragedi Bekasi Timur, Megawati Instruksikan Fraksi PDIP Audit Sistem Kereta Api Nasional
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan…
Resmikan Proyek Hilirisasi di Cilacap, Prabowo Tegaskan Indonesia Bukan Ladang Eksploitasi Asing
CILACAP, PRANUSA.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak…
Polemik Pemindahan Gerbong Perempuan, Menteri PPPA Sampaikan Permohonan Maaf kepada Masyarakat
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah…
Soroti Kecelakaan di Bekasi Timur, AHY Tekankan Evaluasi Sistem Keselamatan Transportasi Publik
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan…
Operasional Kereta Jarak Jauh Normal, KAI Pastikan Tidak Ada Pembatalan Pascakecelakaan Bekasi
JAKARTA, PRANUSA.ID – Vice President Corporate Communication PT KAI Anne…