Pengamat: Tujuh Gagasan Ganjar Dibutuhkan untuk Bangsa

pranusa.id September 21, 2023

FOTO: Capres PDIP, Ganjar Pranowo (Dok. Harian Haluan).

PRANUSA.ID– Peneliti senior Ipsos Public Affairs Arif Nurul Imam menilai tujuh gagasan strategis yang disampaikan bakal calon presiden (capres) PDIP Ganjar Pranowo merupakan gagasan yang dibutuhkan bangsa Indonesia.

“Gagasan Ganjar yang disampaikan itu tentu gagasan baik semuanya bagi bangsa ini. Gagasan yang dibutuhkan bangsa Indonesia,” kata Arif di Jakarta, Kamis (21/9/2023).

Adapun tujuh gagasan Ganjar yang akan dilakukan ke depan, mulai dari mengentaskan kemiskinan ekstrem hingga meningkatkan nilai tambah infrastruktur. Pernyataan Ganjar itu disampaikan dalam acara Mata Najwa on Stage bertajuk “Tiga Bacapres Bicara Gagasan” yang digelar di Kampus UGM, Kabupaten Sleman, DIY, Selasa (19/9/2023) malam.

Dia menilai bahwa gagasan tersebut harus bisa terwujud agar memiliki makna bagi perbaikan bangsa Indonesia. Karena itu, Arif menyarankan agar tujuh gagasan Ganjar tersebut menjadi program dan langkah aksi nyata sehingga tidak hanya jadi jargon semata.

“Agar gagasan itu tidak menjadi jargon sebaiknya memang harus ada langkah aksi, bagaimana program yang dilakukan dalam mewujudkan gagasan,” ujarnya.

Dalam acara Mata Najwa tersebut, Ganjar menjabarkan tujuh program strategis yang akan dilakukan. Per​​​​​tama, membangun sumber daya manusia (SDM) produktif. Kedua, stabilisasi harga bahan pokok.

Ketiga, kemiskinan ekstrem 0 (nol). Keempat, memperkuat jaring pengaman nasional. Kelima, hilirisasi menuju industri kelas dunia. Keenam, meningkatkan nilai tambah infrastruktur; dan Ketujuh, mengembalikan alam Indonesia menjadi jauh lebih baik.

“Peningkatan nilai tambah infrastruktur yang hari ini sudah dibangun pemerintah, sebagai pondasi yang kuat,” kata Ganjar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta pada Rabu.

Dia menyatakan bahwa Indonesia bisa menjadi negara dengan ekonomi besar, di antaranya dengan mewujudkan Indonesia yang semakin makmur, semakin sehat, lebih pintar dan kian produktif. Untuk mencapai hal itu, kata Ganjar, diperlukan tiga pondasi: digitalisasi dalam pemerintahan, membasmi korupsi dan melipatgandakan anggaran negara untuk mewujudkan pelayanan berkualitas.

Menurut jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden akan dimulai pada 19 Oktober-25 November 2023. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu) menyatakan bahwa pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…