Pigai Sindir Risma: Harap Maklum OPM Ancam Bunuh Orang Jawa di Papua

pranusa.id July 15, 2021

Natalius Pigai. (Ari Saputra/detikcom)

PRANUSA.ID — Pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharini terkait ASN tidak becus bakal dipindahkan ke Papua menuai kecaman dari berbagai pihak, salah satunya dari Aktivis HAM asal Papua, Natalius Pigai.

“Harap maklum kalau orang Papua benci suku orang Jawa sampai OPM ancam bunuh orang Jawa di Papua,” kata Natalius Pigai dalam pesan singkap sebagaimana dikutip Pranusa.id dari JPNN, Rabu (14/7/2021)

Pigai mengungkapkan rasisme sistematis yang dinilainya terus berkembang hingga saat ini. Ia kemudian mempertanyakan mengapa Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu diam menyikapi konflik rasisme itu.

“Sementara Jokowi selalu diam atau dia juga pendukung rasisme? Konflik di Papua itu konflik rasialisme dan itu sudah lama dipelihara kekuasaan di Jawa,” ungkapnya.

Menurutnya, pernyataan Risma seolah tidak menjadi masalah bagi Jokowi dan PDI Perjuangan. Padahal, ia mengklaim warga Papua kerap kali mengalami tindakan rasisme. Inilah yang kemudian berkembang menjadi pemicu konflik wilayah tersebut.

“Ideologi mereka adalah ideologi kebencian dan rasialisme dan aparteit. Lihat saja kabinet Jokowi Putra Papua tidak ada, Itu Rasis dan apartheid,” ujar Pigai.

Ia mengaku amat menyayangkan hal itu. Padahal, Pigai menilai pembangunan infrastruktur di Pulau Jawa berjalan karena menggunakan sumber daya alam di Papua.

“Emas, perak, uranium, plutonium kau rampok terus, bikin gedung-gedung pencakar langit dilapisi emas, jembatan tanpa sungai melintasi metropolitan Jawa,” tutur dia.

“Semua kekuasaan kau gunakan membantai bangsa Papua, tetapi kau tidak akan pernah rampok harkat dan martabat bangsa Papua,” tegas Pigai.

Penulis: Jessica Cornelia Ivanny
Editor: Bagas R.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Soal Film Pesta Babi, Idrus Marham: Justru Membantu Sosialisasi Program Pangan Nasional di Merauke
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan…
Menkeu Purbaya Laporkan Realisasi Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun pada Akhir Mei 2026
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa…
HKTI Nilai Program Makan Bergizi Gratis Beri Efek Ganda bagi Kesejahteraan Petani dan Ekonomi Daerah
JAKARTA, PRANUSA.ID – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia memandang Program Makan…
KPK Geledah Kediaman Eks Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Terkait Kasus Pemerasan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan di kediaman…
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Unggah Surat untuk Nanik S. Deyang
JAKARTA, PRANUSA.ID – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony…