Pilkada 2020 Sempat akan Diundur ke 2021

pranusa.id April 16, 2020

(Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, SH, LL.M PhD.)

 

PRANUSA.ID — Ramai pembicaraan seputar pelaksanaan Pilkada 2020. Baru-baru ini diketahui bahwa Komisi II DPR menyetujui penundaan digelarnya pemungutan suara Pilkada 2020 dari 23 September menjadi 9 Desember 2020.

Namun, ternyata Anggota Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Fritz Edward Siregar pernah mengusulkan agar pelaksanaan Pilkada 2020 diundur ke 2021.

Usulan tersebut disampaikan dalam diskusi dengar pendapat dengan Komisi II DPR, pemerintah, KPU, dan DKPP yang digelar secara daring oleh GMKI, Kamis (16/4/2020).

“Dalam rapat kemarin kami dengan tegas memilih pada 2021 sebagai penundaan (Pilkada 2020),” tutur Fritz, Kamis (16/4/2020).

Ia yang tidak menyetujui pelaksanaan pemungutan suara Pilkada pada 9 Desember 2020 pun meminta jaminan jika nantinya pemungutan suara tersebut tetap digelar.

“Sebab apa jaminannya jika pemungutan suara Pilkada tetap digelar 9 Desember?” kata dia.

Pada bulan Desember, Indonesia mungkin memang sudah terbebas dari Covid-19. Akan tetapi, Indonesia tetap harus waspada, khususnya terhadap kunjungan orang asing.

“Ada orang dari luar negeri datang ke Indonesia dan kembali menularkan. Kita punya risiko seperti itu apabila kita lakukan pada Desember 2020,” kata Fritz.

Menurut Fritz, dasar pihaknya meminta Pilkada 2020 digelar pada 2021 adalah untuk mengejar kepastian hukum. Meski pada akhirnya, pelaksanaan Pilkada disepakati pada 9 Desember 2020 mendatang.

Kesepakatan tersebut mengacu pada status darurat bencana akibat virus corona yang akan berakhir pada 29 Mei 2020. Meski begitu, kata Fritz, kita semua masih menunggu Perppu* (Cornelia/Pranusa)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Dua Prajurit TNI Penyiram Air Keras Batal Dipecat, Menteri Pigai Dorong Pengacara Andrie Yunus Ajukan Kasasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai…
Perkuat Operasi Terpadu Karhutla Kalbar, Kemenhut Gelontorkan DAK Rp5,5 Miliar
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Pemerintah menyiapkan dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK)…
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Pasok 110 Ribu Ton Beras ke Pasar dan Ritel Modern
JAKARTA, PRANUSA.ID — Perum Bulog menyiapakan pasokan sebanyak 110.000 ton…
AJMAN Kalbar Sebut Penanganan Kabut Asap Harus Berfokus pada Keselamatan dan Aktivitas Warga
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Pengurus Daerah (PD) Asosiasi Jurnalis Masyarakat…
Kabut Asap Meluas dan Lumpuhkan Aktivitas, AMAN Kalbar Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Dampak bencana kabut asap akibat kebakaran hutan…