Prabowo Subianto: Salah Kalau Menteri Pertahanan Banyak Bicara!

pranusa.id January 28, 2021

Prabowo Subianto.

PRANUSA.ID– Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto angkat suara soal sejumlah isu dan kasus keamanan nasional di tanah air yang dikaitkan dengan namanya.

Salah satunya adalah soal penemuan benda asing (diduga nir-wak/drone) pada akhir Desember 2020 lalu di bawah air dalam wilayah perairan Indonesia.

Berita tersebut kemudian heboh dan meresahkan masyarakat Indonesia. Sejumlah tokoh bahkan mendesak Prabowo untuk mengeluarkan manuver yang bisa digunakan untuk mengatasi isu tersebut.

Saat itu, anggota Komisi I DPR RI Sukamta juga meminta Prabowo untuk mendorong percepatan pengembangan teknologi penginderaan jarak jauh. Namun, tampak tidak ada gubrisan dari Prabowo.

Merespons hal itu, Prabowo kemudian menjelaskan alasan mengapa ia selalu terlihat diam tidak menanggapi isu-isu keamanan nasional yang diarahkan padanya.

Menurutnya, pertahanan adalah salah satu bidang terpenting dalam memberikan perlindungan terhadap segenap tumpah darah negara Indonesia dan menjaga kemerdekaan dan kedaulatan RI dari ancaman luar (dari negara asing).

“Tapi negara asing suka memakai orang dalam, kita juga tidak bisa hanya menjaga perbatasan,” kata Prabowo dikutip dari MantraSukabumi.com, Kamis (28/1).

Oleh karena bidang pertahanan itu amat penting, maka Prabowo menilai menteri pertahanan justru tidak boleh banyak bicara.

“Dalam hal ini, security, keamanan, katakanlah masalah kerahasiaan itu sangat penting, jadi salah kalau Menteri Pertahanan banyak bicara,” ujar Prabowo.

Prabowo menilai jika ia sebagai Menhan RI terlalu banyak mengomentasi isu-isu keamanan nasional yang ada, maka akan berbahaya bagi negara Indonesia itu sendiri.

“Saya engga boleh cerita kekuatan kita segini, kita akan begini, kita akan beli alat ini, itu ga bener. Nanti orang-orang yang enggak suka terhadap Indonesia, yang punya niatan tidak baik akan tahu,” jelas dia.

“Jadi memang demikian. Tapi pada saatnya nanti saya akan bicara, tapi tidak boleh terlalu banyak bicara,” imbuh dia.

Penulis: Crn
Editor: Pss

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…