Prabowo Targetkan 330 Ribu Sekolah Terima Layar Digital Pintar Tahun Ini

pranusa.id September 12, 2025

FOTO: Presiden Prabowo Subianto.* /ANTARA/Aditya Pradana Putra

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memanfaatkan teknologi sebagai instrumen utama dalam pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan adalah distribusi layar digital pintar (smart digital screen) ke ratusan ribu sekolah.

Hal tersebut disampaikan Prabowo usai meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Margaguna di Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).

“Sekarang pun kita sudah sebarkan, tapi baru mampu satu sekolah, satu layar digital pintar. Baru mampu satu sekolah satu. Tapi berarti tahun ini kita harapkan 330 ribu sekolah akan dapat,” ujarnya.

Guru Terbaik Mengajar Serentak di Seluruh Indonesia

Menurut Prabowo, teknologi ini akan merevolusi cara belajar mengajar, terutama di daerah yang kekurangan guru berkualitas. Nantinya, guru-guru terbaik di setiap mata pelajaran akan diseleksi untuk mengajar secara siaran langsung dari studio terpusat.

“Ada guru-guru yang terbaik, tiap mata pelajaran kita akan seleksi, mungkin 20-30 guru terbaik, tiap mata pelajaran akan siaran dari studio jarak jauh. Berarti secara teoritis, guru ini bisa bantu semua kelas di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Sistem ini bersifat interaktif, memungkinkan pengawasan langsung terhadap kegiatan belajar. Selain itu, konten pembelajaran yang disajikan, termasuk animasi dan materi interaktif lainnya, dapat diakses kembali oleh siswa dan guru kapan saja melalui gawai pribadi.

“Murid-murid yang nanti kurang ini, bisa ulangi lagi pelajaran, bisa ulangi dan itu bisa juga diakses dari handphone. Semua konten bisa dari handphone,” imbuhnya.

Komitmen Pembangunan Sekolah Rakyat

Prabowo juga menekankan bahwa program ini berjalan seiring dengan pembangunan fisik Sekolah Rakyat yang terus berlanjut. Ia menepis anggapan bahwa program tersebut hanya wacana dan memberikan data konkret kemajuannya.

“Sekarang sudah ada 100 Sekolah Rakyat riil. Minggu depan, 2 minggu lagi 65. Tahun depan 100 lagi, 100 lagi, 100 lagi. We make the impossible, possible,” tegasnya.

Pemerintah juga menyiapkan program pelatihan intensif berbasis teknologi untuk terus meningkatkan kualitas para tenaga pendidik di seluruh negeri.

Laporan: Severinus | Editor: Kristoforus

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…