Prabowo Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Publik

pranusa.id January 6, 2026

FOTO: Prabowo Subianto

JAKARTA— Presiden RI Prabowo Subianto menilai kritik publik sebagai mekanisme pengaman dalam menjalankan kekuasaan negara.

Di tengah dinamika politik dan sorotan tajam terhadap pemerintahannya, Prabowo menempatkan kritik sebagai bagian dari kontrol yang dibutuhkan agar kebijakan tidak menyimpang dari jalur yang semestinya.

Dalam sambutannya pada Perayaan Natal Nasional di Jakarta, Senin (5/1/2026), Prabowo mengakui bahwa kritik sering kali datang dengan nada keras dan tidak selalu menyenangkan. Namun, ia menegaskan bahwa kritik yang datang harus disyukuri.

“Kalau dikritik, malah kita harus bersyukur kalau saya dikoreksi. Saya dibantu, saya diamankan,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan, setiap masukan akan ia cerna secara objektif demi memastikan kebijakan tetap sesuai dengan prinsip demokrasi dan hukum.

“Kritik, koreksi adalah menyelamatkan. Jadi saya terima kasih kalau ada yg teriak-teriak ‘Prabowo mau hidupkan lagi militerisme’. Saya koreksi lagi, apa benar? Saya panggil ahli hukum untuk mengkaji mana batas kepemimpinan yang terlalu otoriter,” lanjutnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan adanya batas tegas antara kritik dan fitnah. Ia mengingatkan bahwa kebohongan yang disebarkan secara sengaja dapat menumbuhkan kebencian, kecurigaan, serta merusak persatuan nasional atau sesuatu yang bertentangan dengan nilai moral dan ajaran agama.

Prabowo juga tidak menampik adanya kritik bernuansa sinisme dan upaya delegitimasi politik. Namun, ia menegaskan pemerintah memilih merespons tekanan tersebut melalui kinerja nyata dan capaian konkret, bukan dengan polemik verbal di ruang publik.

“Kita akan bekerja dengan bukti, bukan dengan janji saja,” tegasnya.

Laporan: Severinus | Editor: Kristoforus

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…