Berganti Nama, Ngabalin Tegaskan Tetap Tidak Ada Tempat untuk FPI di Indonesia

pranusa.id January 1, 2021

Ali Ngabalin. (Antara)

PRANUSA.ID — Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin merespons deklarasi Front Persatuan Islam yang digaungkan usai Front Pembela Islam resmi dilarang dan dibubarkan pemerintah.

Deklarasi itu sendiri diketahui dilakukan oleh sejumlah mantan pentolan FPI yang disampaikan dalam rilis pers tertulis, Rabu (30/12/2020).

“Front Persatuan Islam (FPI), apapun namamu kau tidak ada tempat di Republik ini,” kata Ngabalin melalui akun media sosialnya sebagaimana dilansir detik.com, Jumat (1/1/2020).

Ia mengatakan, basis dan haluan Front Persatuan Islam adalah negara Khilafah Islamiyah yang dinilainya sebagai sebuah pembakangan terhadap negara dan konstitusi yang sah dan berlaku di Indonesia.

Ngabalin bahkan mengimbau generasi muda Islam untuk tidak gagal paham dan melindungi diri dari organisasi masyarakat (ormas) radikal.

Menanggapi Ngabalin, tim kuasa hukum FPI Aziz Yanuar menanyakan siapa Ngabalin. Ia pun menegaskan bahwa Republik Indonesia bukanlah milik Ngabalin.

“Ngabalin itu siapa? Nggak kenal kita. Apa republik ini punya dia?,” kata Aziz dalam pesan singkat dikutip Pranusa.ID, Jumat (1/1/2021).

Aziz bahkan meminta Ngabalin untuk tahu diri. Ia menilai Ngabalin tak berhak sedikitpun mengatur FPI seenaknya. “Masalahnya republik ini bukan punya dia. Jadi mohon tahu diri,” ujar dia.

(Pss/Pranusa)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…