Ramai Kader Partai Ummat Mengundurkan Diri, Ada Apa Amien Rais?

pranusa.id October 18, 2021

FOTO: Tokoh Pendiri Partai Ummat, Amien Rais. (KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)

PRANUSA.ID– Lagi, ratusan kader dan pengurus Partai Ummat dilaporkan memilih untuk mengundurkan diri. Kali ini, para kader dan pengurus di Kota Batam yang mendeklarasikan pengunduran diri secara massal dari partai besutan Amien Rais tersebut.

Kader Ummat Batam, Jasnidar mengatakan, pengunduran diri dikarenakan adanya masalah internal di lingkungan partai. Walaupun sempat dicarikan solusi, namun sampai detik ini belum ada titik temu dari kedua belah pihak.

“Permasalahan ini sempat dicarikan solusi, namun tidak ada titik temu dari kedua belah pihak. Karena tidak ada titik temu akhirnya kami selaku pendiri di sini juga mengundurkan diri,” kata Jasnidar, Senin (18/10/2021).

Tidak hanya di Batam saja pengunduran diri kader Partai Ummat dilakukan secara massal. Namun, dilakukan juga di Cianjur dan Depok, Jawa Barat.

Ada Apa Amien Rais?

Banyaknya kader Partai Ummat yang mengundurkan diri tentu menimbulkan tanda tanya. Terlebih, pengunduran diri tersebut dilakukan secara bersamaan.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menduga kepemimpinan petinggi partai Ummat yang menjadi biang kerok penyebab mundurnya banyak kader.

“Bisa jadi kepengurusan partai Ummat dinilai tidak kondusif sehingga para kader merasa tidak nyaman. Mereka tidak yakin partai Ummat akan besar bila pola manajemen partai tidak demokratis,” ungkap Jamiluddin sebagaimana dilansir dari Voi.id

Oleh karena itu, ia menilai Amien Rais sebagai Ketua Majelis Syuro sekaligus orang yang paling dihormati di partai Ummat harus melakukan evaluasi dan memastikan apa sesungguhnya penyebab para kader mengundurkan diri.

“Kiranya Amien Rais dapat melihat persoalan ini secara jernih dan objektif agar dapat mencari solusi yang tepat,” katanya.

Hal itu, sambung Jamiluddin, perlu dilakukan Amien Rais, agar partai Ummat dapat melangkah pasti pada pemilu 2024. Sebab, hanya partai yang solid secara internal yang dapat berkompetisi pada pemilu mendatang.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Survei LSI Denny JA: Mayoritas Pemilih Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis temuan…
KUHP Baru, Menko Yusril: Ada Perbedaan Tegas Antara Kritik dengan Hinaan
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan,…
Mentan Amran Sulaiman Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Nakal
KARAWANG – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menunjukkan…
Pemerintah Klaim Sita 4 Juta Hektare Kebun Sawit Ilegal
KARAWANG— Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap praktik…
Gubernur Kalbar Pastikan Keamanan dan Kondusifitas Menyambut Ramadhan dan Cap Go Meh
PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan bahwa wilayah…