Masuk Awal Maret 2026, BMKG Kalbar Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

pranusa.id February 28, 2026

Ilustrasi: Curah hujan yang tinggi sebabkan sungai meluap hingga terjadi banjir.

PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat.

Memasuki periode awal bulan Maret tahun 2026 ini, masyarakat di seluruh kabupaten dan kota diminta untuk kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca.

Prakirawan cuaca BMKG Kalbar memprediksi adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang akan mengguyur sebagian besar wilayah.

Kondisi tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer di wilayah khatulistiwa yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pembentukan awan konvektif secara masif.

“Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang pada awal Maret ini,” demikian imbauan resmi dari BMKG Kalbar.

Otoritas cuaca setempat menjelaskan bahwa curah hujan diprediksi akan terkonsentrasi di wilayah pesisir hingga daerah pedalaman.

Adapun potensi hujan dengan intensitas sedang dan lebat tersebut diperkirakan akan lebih sering terjadi pada waktu siang menjelang sore hari, hingga meluas pada malam hari.

“Kami memperkirakan cuaca ekstrem ini akan terjadi secara merata di sebagian besar wilayah Kalimantan Barat,” lanjut pernyataan BMKG merinci wilayah potensi terdampak.

BMKG secara khusus memberikan peringatan kepada warga yang bermukim di daerah dataran rendah, kawasan pesisir, dan bantaran sungai, termasuk di area Kota Pontianak dan sekitarnya.

Pasalnya, durasi hujan yang cukup lama sangat berisiko memicu meluapnya debit air yang berujung pada terjadinya genangan banjir lokal yang dapat menghambat mobilitas warga.

Selain bahaya banjir, masyarakat pesisir dan nelayan juga diimbau untuk menunda pelayaran jika melihat awan gelap pekat atau cumulonimbus yang dapat memicu angin puting beliung.

“Selalu pantau informasi cuaca terkini dari saluran resmi BMKG dan hindari berteduh di bawah pohon rindang saat hujan deras,” tutup peringatan dini dari BMKG tersebut.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…