Respons Gugatan Larangan Keluarga Presiden Nyapres, Jokowi: Itu Hak Konstitusi Kita Semua

pranusa.id February 28, 2026

FOTO: Presiden ke 7 RI, Joko Widodo

JAKARTA – Presiden Joko Widodo akhirnya buka suara menanggapi adanya polemik gugatan uji materi di Mahkamah Konstitusi (MK) yang meminta agar anggota keluarga presiden dilarang mencalonkan diri dalam pemilu.

Gugatan tersebut secara spesifik menuntut agar MK menetapkan larangan bagi keluarga sedarah presiden yang sedang menjabat untuk maju sebagai calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres).

Menanggapi dorongan pembatasan politik tersebut, Kepala Negara menanggapinya dengan cukup santai dan menyatakan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama.

Jokowi menegaskan bahwa hak untuk berpartisipasi dalam kontestasi politik dan dipilih oleh rakyat telah dijamin secara utuh oleh konstitusi negara.

“Ya, itu hak konstitusi kita semua,” ujar Presiden Jokowi secara singkat saat memberikan keterangan pers.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut enggan memberikan komentar lebih jauh mengenai substansi permohonan yang diajukan oleh kelompok masyarakat sipil ke lembaga peradilan konstitusi tersebut.

Ia memilih untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum dan uji materi persyaratan pencalonan tersebut kepada pertimbangan majelis hakim konstitusi.

“Itu hak konstitusi kita semua, hak warga negara,” tegas Jokowi kembali, menekankan prinsip kesetaraan hak politik bagi siapa pun.

Sebagai informasi, gugatan ini diajukan ke MK di tengah memanasnya dinamika politik nasional terkait isu dinasti politik dan pencalonan anggota keluarga pejabat publik dalam kontestasi elektoral.

Para pemohon dalam gugatannya berargumen bahwa pembatasan tersebut sangat diperlukan untuk mencegah potensi penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) oleh petahana.

Langkah pembatasan ini juga dinilai oleh pihak penggugat sebagai upaya untuk menjamin iklim demokrasi yang lebih sehat dan setara bagi seluruh kandidat yang berkompetisi.

Laporan: Severinus | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…