Resmi, Indonesia Masuk Jurang Resesi

pranusa.id November 5, 2020

Ilustrasi: Istimewa

PRANUSA.ID- Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi telah memberikan laporan bahwa ekonomi Indonesia kembali terkontraksi menjadi 3,49 persen.

“Ekonomi indonesia triwulan III masih mengalami kontraksi 3,49 persen,” ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Kamis (5/11).

Berdasarkan laporan tersebut, maka Indonesia mengalami resesi setelah kuartal sebelumnya juga minus 5,32 persen.

Selain Indonesia, beberapa negara lain yang juga telah mengalami resesi di antaranya Amerika Serikat, Singapura, Korea Selatan, Australia, Uni Eropa, hingga Hong Kong.

Pandemi COVID-19 ditengarai sebagai penyebab goncangan ekonomi dan mendorong terjadinya resesi di berbagai negara di belahan dunia.

Resesi merupakan suatu keadaan di mana ekonomi negara negatif dalam dua kuartal atau lebih secara berturut-turut. Pada kuartal II 2020 kemarin, ekonomi Indonesia minus 5,32 persen. 

 

(Kris/Pranusa)

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…