Revisi UU KPK Lindungi Mereka yang Berkuasa?

pranusa.id September 20, 2019

Sidang DPR RI

 

Pengesahan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dinilai terlalu tergesa-gesa. Menurut Lucius Karus, Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi), “Ketergesaan pemerintah dan politisi dalam merevisi UU KPK lebih terlihat sebagai ekspresi pembentengan diri dari kejaran KPK”.

Hal ini dikonfirmasi dengan ditetapkannya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahwari sebagai tersangka korupsi yang terjadi tepat sehari setelah pengesahan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, yaitu Rabu (18/9/2019). Ini juga yang semakin membuktikan bahwa eksekutif maupun legislatif tidak sedang berupaya mencegah korupsi, tetapi membuat benteng yang mempertahankan dan melindungi diri dari sasaran penindakan oleh KPK atas korupsi yang telah terjadi.

“Koruptor sedang ingin menikmati hidup, maka mengerdilkan KPK jadi relevan agar mencegah signifikan bahaya penangkapan atau penetapan tersangka yang muncul dari KPK di waktu yang tak terduga,” ujar Lucius.

Padahal, untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bebas dari korupsi, pemerintah dan DPR memiliki andil yang sangat besar agar praktik korupsi dapat diminimalkan. Selain itu, hal paling penting lainnya, menurut Lucius, harus ada kesadaran bahwa maraknya praktik korupsi di Indonesia bukan hanya menjadi tanggung jawab KPK saja.

Lucius berkata, “Jika DPR dan pemerintah lain-lain dengan good governance itu, seperti apa pun kewenangan KPK memang tak akan terlihat berdampak signifikan”.

Kendati Imam Nahwari dan asisten pribadinya, Miftahul Ulum ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus penyaluran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia melalui Kemenpora tahun anggaran 2018 tepat satu hari setelah revisi UU KPK dan menuai banyak pro dan kontra, DPR tetap mengesahkan revisi UU KPK tersebut.

 

Penulis : Cornelia

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Dokumen “Epstein Files” Bocor, Eks Penasehat Donald Trump Terungkap Pernah Ingin Gulingkan Paus Fransiskus
WASHINGTON – Dokumen Epstein Files yang dirilis oleh Departemen Kehakiman…
Operasi Liong Kapuas 2026: Ratusan Aparat Diterjunkan Amankan Perayaan Imlek di Kota Singkawang
SINGKAWANG – Kepolisian Resor (Polres) Singkawang, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat,…
Survei Voxpol Center: Kepuasan Publik Terhadap Kinerja 1 Tahun Gubernur NTT Capai 80,5 Persen
JAKARTA – Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur…
Sebanyak 66 Perempuan Palestina Mendekam di Penjara Israel, Ada Anak di Bawah Umur
RAMALLAH – Jumlah perempuan Palestina yang saat ini ditahan di…
MRP Kecam Keras Penembakan Pilot Smart Air oleh KKB di Boven Digoel
JAYAPURA – Majelis Rakyat Papua (MRP) secara resmi melontarkan kecaman…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26