Rusli Habibie: Saya Tak Butuh Penghargaan, Hanya Ingin Masyarakat Tunduk Aturan

pranusa.id September 11, 2020

(Ilustrasi: Hangoutindo.com)

PRANUSA.ID — Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menegaskan bahwa dirinya tak membutuhkan penghargaan dalam upaya menangani pandemi virus corona (Covid-19).

Menurutnya, hal yang paling ia butuhkan hanyalah ketaatan dan kepatuhan masyarakat Gorontalo terhadap seluruh bentuk aturan yang diterbitkannya.

“Dalam rangka penanganan Covid-19 ini, saya Rusli Habibie tidak butuh penghargaan. Saya hanya ingin masyarakat tunduk terhadap aturan, itu saja,” kata Rusli Habibie dalam dialog interaktif di Radio Suara RH, Rabu (09/09/2020).

Dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 yang hampir merambah ke seluruh aspek itu, tak mungkin juga jika tidak membutuhkan waktu dan tenaga ekstra.

Sejauh ini, sudah ada banyak hal yang dilakukan Rusli Habibie untuk membantu masyarakat, termasuk yang terdampak akibat pandemi.

Ia menyebut telah mengerahkan sejumlah aparat sipil negara (ASN) untuk sosialisasi protokol kesehatan, mempersiapkan keperluan RS tempat rujukan pasien Covid-19, dan bahkan menggelontorkan paket bantuan pangan bagi masyarakat.

Dia menegaskan bahwa semua itu dilakukannya semata-mata murni demi kepentingan rakyat tanpa kepentingan politik apapun, mengingat masa kepemimpinannya pun sudah memasuki periode kedua.

“Saya gubernur, Insya Allah tinggal 2 tahun lagi selesai, dan tidak mungkin jadi Gubernur yang ketiga kali. Istri saya juga saat ini sudah menjadi anggota DPR dan sampai sekarang masih berputar-putar di Gorontalo terus untuk memperjuangkan bantuan,” ujar Rusli Habibie.

Untuk itu, dia meminta agar seluruh lapisan masyarakat dapat turut bekerja sama dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ada.

Sebagai informasi, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Gorontalo hingga Kamis (10/9) pukul 18.00 WITA telah mencapai 2269 kasus.

Dari ribuan kasus itu, sebanyak 1978 pasien dinyatakan sembuh, 62 orang meninggal dunia, dan 229 orang masih dalam perawatan.

(Cornelia)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Bedah Buku “Legislative Inaction”: Menyoroti Lemahnya Peran Legislatif di Indonesia
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Social Movement Institute (SMI) menggelar kegiatan bedah…
Kesaksian Dosen di Sidang MK: Gaji Pokok Di Bawah UMK, Hingga Terpaksa Jualan di Car Free Day
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kisah memilukan diungkapkan oleh Imam Ahmad, seorang…
Ketua Komisi VIII DPR RI Buka Peluang RUU Pidana LGBT, Sebut Perilaku Menyimpang sebagai Ancaman Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang…
Aksi “Ibu Berisik” di Bundaran UGM: Suarakan Persoalan Inflasi hingga Pajak Mencekik
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID – Komunitas Ibu Berisik menggelar aksi damai dan…
Ribuan Pelayat Tuntut Balas Dendam ke AS dan Israel Atas Kematian Ayatollah Ali Khamenei
TEHERAN, PRANUSA.ID – Ribuan pelayat memadati upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi…