Silaturahmi ke Istana Wapres, Rismon Sianipar Dapat Bingkisan Besar dari Gibran Rakabuming

pranusa.id March 13, 2026

FOTO: (Beritasatu.com/Maria Gabrielle P.)

JAKARTA – Peneliti dan ahli forensik digital, Rismon Hasiholan Sianipar, menerima parsel berukuran besar setelah melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, Rismon tiba di area Istana Wapres pada pukul 10.00 WIB. Ia menyebutkan bahwa kedatangannya murni bertujuan untuk bersilaturahmi dengan Gibran, yang juga merupakan putra sulung Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Silaturahmi aja,” katanya saat berjalan menuju ruang pertemuan.

Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pada pukul 10.50 WIB, Rismon terlihat keluar dari ruangan didampingi oleh Wapres Gibran. Keduanya tampak berjabat tangan, dan Gibran juga terlihat menepuk pundak Rismon.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran memberikan sebuah parsel berukuran besar kepada tamunya. Bingkisan itu terlihat berisi produk makanan ringan serta satu set cangkir lengkap dengan piring kecil, yang kemudian dibawa oleh Rismon bersama pengacaranya, Jahmada Girsang.

“Belum pernah ada orang memberikan saya seperti ini, dari keluarga yang sering saya protes dengan cara-cara tidak profesional. Oleh karena itu, ayolah ada yang salah, katakan salah, (kalau) benar, benar. Tetapi kalau katakan salah, tetapi anda menemukan fakta baru, katakan sebenarnya,” paparnya kepada wartawan.

Rismon turut mengungkapkan bahwa melalui pertemuan langsung tersebut, ia mengetahui respons keluarga Wapres Gibran ternyata sangat terbuka terhadap koreksi atas suatu hasil penelitian.

Ia menyatakan akan menuliskan detail koreksi terhadap penelitiannya yang sebelumnya diakui belum lengkap tersebut saat berada di kampung halamannya.

Sebagai informasi, Rismon sebelumnya berstatus sebagai tersangka atas tuduhan penyebaran isu ijazah palsu terhadap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Permohonan maaf dan klarifikasi pencabutan pernyataannya terkait hal tersebut telah ia sampaikan secara terbuka melalui tayangan di kanal YouTube Balige Academy beberapa waktu lalu.

“Dari penjelasan tadi yang dikatakan Pak Wapres ya, Mas Wapres, bahwa keluarga besar mereka terbuka jika ada penelitian dan mengoreksinya asal jujur, tidak ada motif politik, tidak ada demi ini itu, jabatan publik dan lainnya,” ungkapnya.

Laporan: Severinus | Editor: Arya

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Tanggapi Manuver PDIP, AHY Sebut Kehadiran Partai Oposisi Sebagai Sebuah Keniscayaan
JAKARTA, PRANUSA.ID – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono…
Tanggapi Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Wapres Gibran Minta Publik Hormati Proses Hukum
JAKARTA, PRANUSA.ID – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi penahanan…
Menko Zulkifli Hasan Sebut Program MBG untuk Sekolah Elite Akan Disetop
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan…
Polda Jateng Gandeng IPOT Transformasi AI dan Literasi Finansial Generasi Muda eSports di Kapolda Jateng Cup 2026
SURAKARTA, PRANUSA.ID – Ribuan peserta dan pengunjung memadati De Tjolomadoe…
Menkeu Purbaya Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I Capai 5,61 Persen, Kalahkan Negara G20 dan ASEAN
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa…