Sindir Jokowi, Novel: Anda Berhasil Buat Pelaku Kejahatan Tetap Sembunyi

pranusa.id July 17, 2020

Penyidik KPK Novel Baswedan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

PRANUSA.ID — Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menyinggung Presiden Joko Widodo setelah Rahmat Kadir dan Ronny Bugis masing-masing divonis 2 dan 1,5 tahun penjara.

“Selamat bapak Presiden Jokowi, Anda berhasil membuat pelaku kejahatan tetap bersembunyi, berkeliaran, dan siap melakukannya lagi,” cuit Novel melalui akun Twitter-nya @nazaqistsha.

Twitter/@nazaqistsha

Seperti diketahui, kasus penyiraman air keras terhadap Novel telah sampai pada tahap final. Vonis telah dibacakan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara Djuyamto pada Kamis (16/7/2020).

“Mengadili, terdakwa Rahmat telah terbukti secara sah dan meyakinkan mengakibatkan luka berat, selama dua tahun penjara. Memerintahkan terdakwa agar tetap ditahan,” ujar dia.

Sementara Ronny yang membonceng Rahmat dijatuhi hukuman selama 1 tahun 6 bulan. “Selama satu tahun enam bulan,” ucapnya.

Dua personel Brimob itu dinyatakan bersalah akibat perbuatan mereka menyiram air keras yang menyebabkan kornea mata kiri Novel mengalami kebutaan permanen dan kerusakan 50% di mata kanan.

Menurut Novel, putusan itu mengakhiri sandiwara dalam kasusnya. Dia menilai orang-orang yang memberantas korupsi di Indonesia kini masih berbahaya.

“Sandiwara telah selesai sesuai dengan skenarionya. Point pembelajarannya adalah Indonesia benar-benar berbahaya bagi orang yang berantas korupsi,” imbuhnya.

(Cornelia)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Survei LSI Denny JA: Mayoritas Pemilih Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD
JAKARTA – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis temuan…
KUHP Baru, Menko Yusril: Ada Perbedaan Tegas Antara Kritik dengan Hinaan
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan,…
Mentan Amran Sulaiman Cabut Izin 2.300 Distributor Pupuk Nakal
KARAWANG – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menunjukkan…
Pemerintah Klaim Sita 4 Juta Hektare Kebun Sawit Ilegal
KARAWANG— Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap praktik…
Gubernur Kalbar Pastikan Keamanan dan Kondusifitas Menyambut Ramadhan dan Cap Go Meh
PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan bahwa wilayah…