
JAKARTA, PRANUSA.ID — Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjelang dua tahun masa kepemimpinan tercatat mencapai 78,7 persen berdasarkan hasil survei Laboratorium Suara Indonesia (LSI).
Direktur Eksekutif LSI, Muhammad Riyad, mengungkapkan bahwa mayoritas responden menyatakan kepuasannya di tengah berbagai tantangan global dan ketidakpastian ekonomi yang melanda berbagai sektor.
“Sebanyak 78,7 persen publik di Indonesia percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, dan ini menjadi modal politik penting agar persepsi publik yang baik bisa terus terjaga,” ujar Riyad dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Berdasarkan rincian survei, sebanyak 78,3 persen responden merasa puas dengan kemampuan pemerintah dalam menjaga stabilitas kondisi ekonomi nasional.
Selain itu, tingkat kepuasan yang tinggi juga dicatatkan dalam aspek pemeliharaan keamanan negara yang mencapai 90,9 persen, serta upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebesar 89,4 persen.
Di sektor sosial dan keagamaan, sebanyak 77,8 persen responden menilai pemerintah sukses merawat kerukunan antarumat beragama di tengah dinamika masyarakat.
Dari sisi institusi negara, tingkat kepuasan publik terhadap lembaga kepresidenan berada di angka 78,1 persen, disusul oleh institusi TNI sebesar 77,6 persen.
Sementara itu, untuk jajaran penegak hukum, kinerja Polri dan KPK masing-masing memperoleh tingkat kepuasan sebesar 73,1 persen dan 72,9 persen, diikuti oleh Kejaksaan Agung sebesar 68,2 persen.
Survei nasional ini diselenggarakan pada 21 hingga 28 Juli 2026 dengan melibatkan 1.668 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia.
Pengumpulan data dilakukan melalui metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen serta margin of error sekitar ±2,4 persen.
Laporan: Severinus | Editor: Michael