Tak Setuju Tes Keperawanan TNI Dihapus, Ketum PA 212: HAM Kebablasan Itu Kacau

pranusa.id September 3, 2021

Ketua PA 212 Slamet Maarif. (Foto: detik.com)

PRANUSA.ID — Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif tidak setuju dengan keputusan TNI Angkatan Darat (AD) yang menghapus tes keperawanan bagi calon Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad) dan calon istri prajurit.

Sebelumnya, aturan terkait persyaratan tes keperawanan tersebut diberlakukan melalui Keputusan Panglima TNI Nomor 920/XI/2020 tanggal 23 November 2020. Namun, aturan tersebut kini ditiadakan melalui Petunjuk Teknis (Juknis) terbaru TNI AD Nomor B/1372/VI/2021.

“Kita menyayangkan dihapuskannya tes keperawanan tersebut karena ada peluang urusan moral menyangkut keperawanan tidak dijaga lagi oleh seorang calon prajurit. Padahal tes keperawanan akan menjaga pergaulan bebas calon prajurit TNI AD,” kata Slamet dikutip PranusaID dari Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (3/9/2021).

Menurutnya, alasan dihapuskannya tes keperawanan hanya disandarkan pada persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) dan tidak dikaitkan dengan moralitas. Namun, ia mengingatkan HAM akan kebablasan dan kacau tanpa moralitas.

“HAM kebablasan itu kacau tanpa moralitas. Apa ini efek revolusi mental?” ujar dia.

 

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Patroli Malam Satgas Karhutla Jambi Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan di Muaro Jambi
JAMBI, PRANUSA.ID — Patroli malam Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan…
MKKS dan Disdikpora Kota Yogyakarta Gelar Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah di Semarang
SEMARANG, PRANUSA.ID — Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota…
Aksi Solidaritas, Keluarga Ende Malang Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Aliansi Keluarga Besar Ende Malang menunjukkan aksi…
Polres Ende dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Pusat untuk 91 Santri Pesantren Walisanga
ENDE, PRANUSA.ID — Kebahagiaan menyelimuti puluhan santri Pondok Pesantren Walisanga,…
Dugaan Penganiayaan, Anggota Dewan dari Hanura Laporkan Ketua DPRD Ende ke Polisi
ENDE, PRANUSA.ID — Insiden dugaan penganiayaan mengguncang lingkungan lembaga legislatif…