Terapkan PSBB Dibandingkan Lockdown, Jokowi Nilai Pilihan Sudah Tepat

pranusa.id July 15, 2020

Presiden Joko Widodo. Akun Twitter Joko Widodo ©2020 (PRANUSA.ID)

PRANUSA.ID — Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam rapat bersama para gubernur di Istana Bogor menyatakan tak dapat membayangkan jika dulu Indonesia menerapkan kebijakan lockdown.

Menurutnya, jika kebijakan tersebut saat itu diberlakukan akan berakibat fatal bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Saya enggak bisa bayangin kalau kita dulu lockdown gitu, mungkin (pertumbuhan ekonomi) bisa minus 17 (persen),” kata Jokowi dikutip dari Setkab.go.id, Rabu (15/7/2020).

Dia menilai langkah pemerintah dalam memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dibandingkan karantina wilayah untuk menekan penyebaran dan penularan virus corona sudah tepat.

Sebab, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dapat dikatakan masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain yang diprediksi Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Meski ekonomi RI turun dari kisaran lima persen, namun masih tumbuh di angka 2,97 persen pada kuartal pertama. Sementara, ekonomi RI diprediksi akan minus 4,3 persen pada kuartal kedua.

“Terakhir yang saya terima dari OECD, Perancis misalnya di angka minus 17,2 persen. Inggris minus 15,4 persen. Jerman minus 11,2 persen. Amerika (Serikat) minus 9,7 persen,” ujar dia.

(Cornelia)

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Kabulkan Gugatan Ojol dan Pedagang Online, MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus
JAKARTA, PRANUSA.ID — Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi mengabulkan sebagian…
Bedah Buku Romo Hendri di Yogyakarta: Refleksi Demokrasi dan Perlawanan Lewat Sastra
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Manusia dan demokrasi merupakan dua elemen yang…
Gandeng Mahasiswa UKDW dan Hongkong PolyU, SMP Budya Wacana Gelar Pemeriksaan Mata dan Penyuluhan Kesehatan
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — SMP Budya Wacana Yogyakarta bekerja sama dengan…
Tunjangan Fungsional Dosen Tak Naik Selama 19 Tahun, Rektor UGM: Perlu Ada Peninjauan Ulang
JAKARTA, PRANUSA.ID — Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia,…
AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Kerjasama Nuklir Sipil, Buka Peluang Bisnis Miliaran Dolar
JAKARTA, PRANUSA.ID — Amerika Serikat dan Arab Saudi resmi menandatangani…