Tokoh dan Organisasi yang Masuk Daftar Hitam Facebook: Ada FPI dan Rizieq

pranusa.id October 14, 2021

ILUSTRASI: Anggota FPI. (Dok. IDN Times).

PRANUSA.ID– Media sosial seperti Facebook mempunyai deretan nama orang dan organisasi yang masuk dalam daftar hitam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Melalui kebijakan daftar hitam tersebut, Facebook melarang penggunanya menuliskan kata-kata yang mengandung muatan nama organisasi dan orang atau kelompok yang masuk dalam list larangan di platform mereka.

The Intercept yang dikutip oleh Suara.com Rabu (13/10/2021) merilis puluhan nama yang berasal dari Indonesia, termasuk Habib Rizieq dan FPI ada dalam kategori ‘hate’ atau pembenci.

Dereten organisasi Indonesia lainnya yang masuk dalam daftar hitam Facebook di antaranya Majelis Mujahidin Indonesia, Bayyinah Media dan Hilal Ahmar Society Indonesia, Jemmah Anshorut Tauhid, Khandaq Media News, Mujahidin Indonesia Barat. Mujahidin Indonesia Timur, Forum Umat Islam, Front Jihad Islam, serta Front Mahasiswa Islam.

Selain itu, Front Santri Indonesia, Hilal Merah Indonesia, Laskar Pembela Islam, Majelis Pembela Rasulullah, Mujahidah Pmebela Islam dan Serikat Pekerja Front.

Sementara beberapa nama pentolan FPI juga masuk daftar hitam seperti Novel Chaidir Bamukmin, Slamet Ma’arif dan Munarman. Menantu Habib Rizieq, Muhammad Hanif bin Abdurrahman Alatas juga termasuk di dalamnya hingga Habib Bahar bin Smith.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Kasus Korupsi Dana Desa Melonjak, Kejaksaan Agung Perketat Pengawasan
JAKARTA – Kejaksaan Agung Republik Indonesia menyoroti peningkatan signifikan kasus…
Pemprov NTT Pastikan Tidak Bangun Venue Baru untuk PON 2028
KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) memutuskan…
Realisasi Meleset dari Ekspektasi, Menkeu Soroti Hambatan Pemulihan Ekonomi
JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui bahwa…
Hadapi Geopolitik Global, Prabowo Minta Kampus Cetak SDM Unggul dan Inovatif
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menekankan peran vital perguruan tinggi…
Dukung Asta Cita, Pemerintah Alokasikan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP
JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi…