Tolak Andika Jadi Panglima TNI, Novel: Dia Tak Bersimpati Pada Umat Islam

pranusa.id November 12, 2021

FOTO: Wasekjen PA 212, Novel Bamukmin. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

PRANUSA.ID– Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin ikut mengomentari soal terpilihnya Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.

Novel mengaku tidak setuju dengan keputusan penunjukan Jenderal Andika menduduki kursi puncak kemiliteran. Pasalnya, menurutnya, Andika tak punya kedekatan dengan ulama maupun umat Islam.

“Saya melihat latar belakang keluarga besar dari Andika sangat tidak bersimpati kepada ulama dan umat Islam,” kata Novel, dilansir dari Pojoksatu.id, Jumat (12/11/2021).

Orang dekat Habib Rizieq Shihab (HRS) itu lantas mengungkit upaya Jenderal Andika mengadu domba umat Islam.

“Bahkan (Jenderal Andika) pernah menyinggung unsur SARA, dan itu cukup membuat gaduh dan upaya adu domba padahal perannya sangat jelas dalam kemerdekaan,” katanya.

Kendati begitu, Novel tak menyebutkan secara pasti pernyataan Jenderal Andika mana yang membuat gaduh.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Atasi Dampak Psikologis Pasca-Gempa Flores, Polda NTT Siagakan Tim Trauma Healing untuk Anak
ENDE, PRANUSA.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur bergerak…
Pemutaran Film Dokumenter “Di Balik Ilusi Tembakau” Soroti Paradoks Industri Tembakau
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Pemutaran film dokumenter bertajuk “Di Balik Ilusi…
Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Kalbar Jaga Persatuan dan Sinergi
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengikuti jalannya…
BMKG Perkirakan Gempa Susulan Sesar Naik Flores Masih Terjadi hingga Tiga Pekan ke Depan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan…
Gempa Dasyat Guncang NTT, Ketua DPR Puan Maharani Desak Pemerintah Gerak Cepat Tangani Korban dan Wisatawan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah…