Tragedi Siswa SD di Ngada, Gubernur NTT Perintahkan Kepala Daerah Segera Bereskan Data Kemiskinan

pranusa.id February 5, 2026

FOTO: Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena

KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengungkapkan bahwa keluarga dari siswa Sekolah Dasar (SD) yang nekat mengakhiri hidupnya di Kabupaten Ngada ternyata tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Menurut Melki, penyebab utama keluarga miskin tersebut luput dari jaring pengaman sosial adalah masalah administrasi kependudukan yang belum tertib saat mereka berpindah domisili.

“Ini saya tahu ternyata data kependudukannya tidak ditopang. Dia pindah dari Nagekeo ke Jerebuu ternyata adminduk dia belum diamankan,” kata Melki di Kupang, Rabu (4/2/2026).

Menanggapi hal tersebut, ia meminta pemerintah daerah setempat untuk segera menyelesaikan persoalan administratif ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Baginya, kendala administratif semacam ini seharusnya bisa diatasi dengan cepat dan tidak boleh menjadi penghalang bagi warga miskin untuk mendapatkan hak mereka.

“Inikan cuman soal kertas selembar. Segera bereskan, yang begini-begini kan seharusnya tidak terjadi,” tegasnya.

Melki menegaskan bahwa ia tidak ingin mencari kambing hitam atas insiden ini, namun ia memerintahkan seluruh kepala daerah di NTT untuk melakukan pendataan ulang secara menyeluruh terhadap keluarga miskin yang layak menerima bantuan.

Sebagai langkah tanggap darurat, pemerintah daerah telah berdiskusi untuk memberikan bantuan berupa pembangunan rumah layak huni dan bantuan materiil lainnya bagi keluarga korban.

Diketahui, korban yang merupakan siswa kelas 4 SD mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi dan meninggalkan surat perpisahan memilukan untuk ibunya yang merupakan orang tua tunggal dan bekerja serabutan.

Laporan: Hendri | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…