Usai Dilantik, Para Menteri Baru Siap Tancap Gas Jalankan Arahan Presiden

pranusa.id September 9, 2025

FOTO: Presiden Prabowo lantik menteri baru kabinet merah putih. (Liputan6.com)

JAKARTA– Para menteri baru Kabinet Merah Putih menyatakan komitmen penuh untuk segera bekerja dan merealisasikan arahan Presiden Prabowo Subianto usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 8 September 2025.

Masing-masing menteri menegaskan siap fokus pada program prioritas di sektornya, mulai dari pelayanan haji hingga perbaikan ekonomi nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: Fokus Atasi Perlambatan Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendapat tugas khusus dari Presiden untuk mengatasi perlambatan kondisi ekonomi nasional.

Ia menyatakan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi titik-titik kelemahan ekonomi sehingga penanganan dapat segera dilakukan.

“Sekarang kan ekonomi agak melambat. Kita sudah pelajari kelemahannya, ke depan akan kita perbaiki,” kata Purbaya.

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf: Prioritaskan Pelayanan Jemaah

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia dan mencari solusi agar biaya haji lebih terjangkau.

Ia menyadari tugas ini berat namun siap menjalankan amanah Presiden.

“Saya sangat bergembira bahwa Presiden menyampaikan, lakukan apa yang perlu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik pada jemaah haji kita,” katanya.

Menteri Koperasi Ferry Joko Yuliantono: Akselerasi Koperasi Merah Putih

Menteri Koperasi Ferry Joko Yuliantono berkomitmen untuk langsung menggerakkan program-program yang telah dicanangkan, salah satunya adalah program koperasi desa/kelurahan merah putih.

Ia berjanji akan memulai pekerjaan secepat mungkin.

“Mulai besok kita akan gerak secepat mungkin untuk kegiatan khususnya koperasi desa/kelurahan merah putih dan juga koperasi secara umumnya,” ujar Ferry.

Menteri P2MI Mukhtarudin: Perhatikan Masalah Pekerja Migran

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menekankan bahwa persoalan tenaga kerja migran merupakan pekerjaan rumah (PR) besar yang harus diperhatikan secara serius.

Ia berjanji akan menjalankan tugasnya sesuai arahan Presiden.

“Tugas berat ke depan terkait dengan tenaga kerja migran itu juga PR yang cukup harus kita perhatikan. Jadi intinya saya akan melaksanakan tugas dengan baik-baik, sebaik-baiknya sesuai arahan Presiden,” ucap Mukhtarudin.

Laporan: Severinus | Editor: Michael

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Ruben Onsu Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Investasi
JAKARTA, PRANUSA.ID — Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menetapkan artis…
Wapres Gibran Tinjau Pengungsian Gempa Sikka di Stadion Samador, Minta Bantuan Jangkau Wilayah Terisolasi
MAUMERE, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming meninjau…
Atasi Bencana Gempa Flores, Pemprov NTT Kelola Dana Bantuan Rp4,35 Miliar dan Kucurkan Logistik
ENDE, PRANUSA.ID — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan…
Bank NTT Cabang Ende Salurkan 100 Paket Sembako dan Terpal untuk Korban Gempa Flores
ENDE, PRANUSA.ID — Gelombang kepedulian bagi masyarakat terdampak bencana gempa…
Peringati HUT ke-78 dan Menuju Dasawindu 2028, SMA Kolese De Britto Resmi Buka PSB TA 2027/2028
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 SMA Kolese…