Wow, Perempuan Inggris Ini Bawa “Jantungnya” di Tas Ransel

pranusa.id July 12, 2021

Selwa Hussain (Daily Mail)

Perempuan Inggris ini bukan perempuan biasa. Ia hidup dengan membawa jantungnya di tas ransel setiap hari. Jantung itu adalah jantung artifisial yang nilainya sebesar £ 86.000 atau sekitar Rp. 1,7 miliar.

Selwa Hussain, merupakan perempuan unik yang berhasil bertahan hidup dengan jantung buatan yang harganya fantastis tersebut. Ia terpaksa menggunakannya setelah operasi penyelamatan jiwanya dilakukan sekitar 4 tahun lalu.

Saat itu, sebagaimana dikutip dari Daily Mail, Selwa mengalami sakit yang membuatnya mesti terengah-engah. Dalam keadaan berat, dia memaksakan diri mengemudi sejauh 200 yard untuk menemui dokter keluarganya. Ia kemudian dikirim ke sebuah rumah sakit setempat dan diberitahu bahwa dirinya menderita gagal jantung akut.

Ia kemudian dilarikan menuju Rumah Sakit Harefield dengan ambulans. Para dokter pun berjuang untuk membuatnya tetap hidup.

Dalam situasi tersebut, Selwa akhirnya mesti diselamatkan dengan menggunakan jantung buatan. Mesin yang cara kerjanya sangat mengagumkan.

Jantung buatan itu terdiri dari perangkat tabung plastik besar yang dimasukkan dalam dadanya. Tabung itu lalu terhubung ke ransel lewat saluran kecil yang dipasang di pusar dan naik ke dadanya.

Dua tabung dalam rongga dada itu kemudian diisi dengan udara, yang kemudian bekerja seperti bilik jantung sebenarnya. Mendorong darah ke seluruh tubuh.

Tentu saja operasi ini bukan operasi biasa. Sebab menggunakan jantung buatan artifisial membuat Selwa mesti selalu harus siaga dengan hidupnya. Dalam ranselnya ia pun mesti membawa beban seberat 15 pon yang merupakan baterai, motor listrik serta pompa. Alat itu memompa udara melalui tabung dan memberi daya pada ruang plastik buatan di dadanya, untuk selanjutnya mendorong darah ke seluruh tubuh. Praktis, tas itu berisi alat pengganti jantungnya. Selwa yang memiliki dua anak, tercatat menjadi orang kedua di Inggris yang menggunakan jantung buatan. Sepanjang waktu, suami atau pengasuh pun mesti mendampingi. Sebab dalam keadaan darurat, ia hanya memiliki 90 detik, saat mesin jantung buatannya mesti dialihkan ke mesin cadangan.

Jantung buatan yang digunakannya sendiri dibuat oleh sebuah perusahaan Amerika. Alat itu dipasang selama enam jam operasi.

Cara kerja perangkat yang luar biasa: Dua tabung plastik besar yang terhubung ke ransel memasuki tubuhnya melalui pusar dan naik ke dadanya. Mereka kemudian mengisi dua balon di dalam rongga dadanya dengan udara, yang bekerja seperti bilik jantung yang sebenarnya untuk mendorong darah ke seluruh tubuhnya.

Selwa mengatakan rasa sakit sebelum dan sesudah operasi besar itu.”Saya merasa sangat sakit sebelum dan sesudah operasi, sehingga saya membutuhkan waktu lama untuk cukup bugar untuk pulang.” Ujarnya.  Para ahli yang memeriksa kondisi jantungnya punya kesimpulan. Dia disebut punya kondisi kardiomiopati yang dipicu oleh kehamilan dalam kasus yang sangat jarang terjadi.

Kondisi khusus Selwa, bagaimana pun membuatnya tetap dapat hidup bertahan hingga hari ini. Menginspirasi banyak orang dari berbagai belahan dunia untuk memaknai perjuangan mempertahankan kehidupan yang sangat berharga.

 

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Serap Aspirasi Warga, Anggota DPRD Ende Virgilius Gelar Reses di Detumbewa
ENDE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ende…
Gaji Sering Telat, Komisi X DPR Desak Pusat Ambil Alih Pembayaran Guru PPPK Paruh Waktu
JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)…
Korban Jiwa Tembus 1.045 Orang, Agresi Militer AS-Israel di Iran Kian Mengkhawatirkan
IRAN — Jumlah korban jiwa akibat eskalasi serangan udara Amerika…
Senat AS Resmi Tolak Resolusi Pembatasan Wewenang Militer Trump atas Iran
WASHINGTON – Upaya faksi Partai Demokrat untuk memangkas kewenangan militer…
Polemik Anggaran Makan Gratis, Habiburokhman Sarankan Adian Debat dengan Sesama Fraksi PDIP
JAKARTA – Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai…
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40