Adrianus Sidot di Muscam Golkar Perindu: Kader Harus Konsisten dan Militan

pranusa.id March 22, 2021

Adrianus Asia Sidot, Anggota DPR RI Fraksi Golkar. (Sumber: Kastara)

PRANUSA.ID– Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot, mengingatkan para kader Golkar di Kecamatan Parindu untuk senantiasa menjaga militansi dan memperkuat barisan sampai ke level desa-desa.

Hal tersebut ia sampaikan pada Musyawarah Kecamatan (Muscam) Parindu Partai Golkar yang diselenggarakan dalam rangka memilih pimpinan Kecamatan Parindu yang dilaksanakan di aula pertemuan umum Tabor Pusat Damai Parindu, Minggu (21/3/2021) siang.

“Harus konsisten, militan terhadap partai. Perkuat barisan sampai ke tingkat desa,”tegas Adrianus.

Muscam dibuka oleh Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Sanggau, Fransiskus Ason. Hadir Camat Parindu Heri dan Forkopimcam Parindu serta tamu undangan lainnya.

Selain itu, hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Yance dan anggota DPRD Sanggau Fraksi Partai Golkar, Bambang, Miliati, Sahdan dan Ratih.

Kegiatan dapat berjalan lancar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

 

Laporan: Bagas R

Editor : Bagas R

f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Atasi Dampak Psikologis Pasca-Gempa Flores, Polda NTT Siagakan Tim Trauma Healing untuk Anak
ENDE, PRANUSA.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur bergerak…
Pemutaran Film Dokumenter “Di Balik Ilusi Tembakau” Soroti Paradoks Industri Tembakau
YOGYAKARTA, PRANUSA.ID — Pemutaran film dokumenter bertajuk “Di Balik Ilusi…
Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Kalbar Jaga Persatuan dan Sinergi
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengikuti jalannya…
BMKG Perkirakan Gempa Susulan Sesar Naik Flores Masih Terjadi hingga Tiga Pekan ke Depan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan…
Gempa Dasyat Guncang NTT, Ketua DPR Puan Maharani Desak Pemerintah Gerak Cepat Tangani Korban dan Wisatawan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah…