Bupati Karolin Dianugerahi Gelar Kehormatan dari Keraton Ismahayana

pranusa.id September 26, 2021

FOTO: Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mendapat gelar kehormatan dari Keraton Ismahayana.

PRANUSA.ID– Keraton Ismahayana melalui kehendak Raja Dipati Karang Sari Gusti Fiqry Azizurrahmansyah memberikan gelar kehormatan kepada Bupati Landak, Karolin Margret Natasa sebagai Putri Permata Jaya Negeri Ishamahayana Landak.

Pemberian gelar itu sendiri adalah dalam rangka kegiatan Tumpang Negeri Tahun 2021 yang merupakan acara budaya Keraton Ismahayana Landak. Aca ritual adat istiadat ini disertai dengan pemberian gelar kehormatan kepada sejumlah pihak, termasuk Bupati Landak.

Karolin mengatakan, gelar ini merupakan niatan yang baik dan untuk mempererat rasa kekeluargaan antara Pemerintah Kabupaten Landak dengan Keraton Ismahayana.

“Saya selalu berupaya memberikan perhatian dan dukungan, namun demikian masih banyak keterbatasan kami sehingga memerlukan komunikasi dari semua pihak,” ujar Karolin usai menerima gelar tersebut di Keraton Ismahayana, Kecamatan Ngabang, Sabtu (25/9/2021).

Karolin pada kesempatan tersebut juga mengimbau Keraton Ismahayana Landak agar mengajukan wilayah hutan adat kepada pemerintah. Sebab saat ini Pemkab Landak sudah mengesahkan perda yang berkaitan dengan pengakuan terhadap masyarakat adat.

“Jika memang kerajaan ingin mengajukan beberapa wilayah yang dikenal sebagai hutan adat mungkin dapat kita bicarakan. Namun wilayahnya masih dijaga dan dilestarikan karena untuk menjamin keberadaannya agar tidak diperjualbelikan pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Karolin menjelaskan, sejak 2017, Tumpang Negeri telah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda. Hal ini merupakan bentuk pengakuan dari Negara terhadap berbagai budaya yang ada, termasuk di Kabupaten Landak.

“Ini juga menjadi salah satu keunikan dan karakter kita di Kabupaten Landak sehingga menjadi kebanggaan. Ke depan ini menjadi ajang berskala nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Karolin juga mengatakan kegiatan Tumpang Negeri ini telah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Landak yang difasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak. “Kalau dulu mungkin keraton melaksanakan sendiri dan sekarang difasilitasi pemda,” pungkasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…