Diresmikan, Rusun Pondok Pesantren di Ketapang Punya Fasilitas Funitur

pranusa.id October 29, 2021

FOTO: Rusun Pondok Pesantren Darul Fadhilah yang terletak di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

PRANUSA.ID– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan meresmikan pembangunan rumah susun (rusun) Pondok Pesantren Darul Fadhilah, di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

Rusun yang dibangun dengan anggaran senilai Rp4 miliar tersebut di desain dengan ukuran mini yakni hanya satu tower setinggi dua lantai. Meski demikian, rusun dilengkapi dengan fasilitas furnitur sehingga santri tinggal dengan aman dan nyaman.

“Rusun yang dibangun Kementerian PUPR merupakan salah satu wujud nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di pondok pesantren,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid d Jumat, 29 Oktober 2021.

Khalawi mengatakan, dengan pembangunan rusun ini para santri bisa tinggal di hunian yang nyaman dan fasilitas yang baik. Pembangunan rusun ini merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur guna mendukung sarana pendidikan seperti hunian untuk kalangan santri di Ponpes.

“Kami telah melengkapi rusun tersebut dengan berbagai fasilitas furnitur yang berkualitas baik. Kami harap para santri bisa tekun dan belajar dengan baik serta menjadi generasi penerus bangsa di masa depan,” ungkapnya.

Rusun di Kabupaten Ketapang saat ini telah diresmikan dan diserahterimakan pengelolaan serta penghuniannya dari Kementerian PUPR ke pihak Pondok Pesantren Darul Fadhilah.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan I Andy Suganda menjelaskan rusun Ponpes Darul Fadhilah berlokasi di Kongsi 8, kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang,

Rusun dilengkapi tempat tidur tingkat, kasur, lemari pakaian, air bersih, listrik dan prasarana, sarana dan utilitas sehingga diharapkan bisa memberikan manfaat yang besar khususnya bagi peningkatan kualitas pendidikan pondok pesantren di wilayah Ketapang ini.

“Rusun Ponpes Darul Fadhilah ini memang di desain dengan model rusun mini karena hanya satu tower setinggi dua lantai. Jumlah unit hunian terdiri dari empat ruang barak dengan kapasitas 84 santri,” jelasnya.

Waktu pembangunan rusun ini termasuk cepat karena mulai dibangun pada bulan Mei 2021 lalu yang ditandai dengan prosesi groudbreaking oleh Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid dan selesai pada akhir September 2021 lalu.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…