Hadapi Inflasi, Kalbar Gencarkan Gerakan Tanam Cabai

pranusa.id November 12, 2022

Ilustrasi: Cabai.

PRANUSA.ID– Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama dengan pemerintah kabupaten dan kota terus menggencarkan Gerakan Tanam Cabai untuk mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan.

“Kami terus menggencarkan Gerakan Tanam Cabai di kabupaten atau kota di Kalbar baik melalui APBN maupun APBD untuk pengendalian inflasi terutama dari komoditas cabai,” kata Kepala Bidang Tanaman Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Bader Samsara di Pontianak, Jumat. 11 November 2022.

Ia menjelaskan pengembangan cabai melalui dana APBD 2022, masing masing seluas satu hektare di Kabupaten Kayong Utara, Ketapang, dan Kota Singkawang, bantuan yang diberikan berupa benih cabai.

“Untuk Kabupaten Sambas terdapat pengembangan kluster cabai seluas empat hektare dan bantuan yang diberikan berupa benih cabai dan saprodi seperti mulsa, pupuk NPK dan dolomit. Sedangkan melalui APBD perubahan, terdapat alokasi benih cabai untuk penanaman seluas 11 hektare di Kabupaten Sanggau,” ucap dia.

Sementara itu pengembangan kawasan cabai melalui dana APBN 2022 terdapat di beberapa lokasi dengan seluas 70 hektare yang tersebar di tujuh kabupaten atau kota.

“Jadi masing – masing kabupaten atau kota di Kalbar ada seluas 10 hektare. Kabupaten atau kota dimaksud adalah Kapuas Hulu, Ketapang, Kayong Utara, Bengkayang, Landak, Kubu Raya, dan Kota Singkawang,” ucapnya.

Menurutnya, sejauh ini ada beberapa daerah di Kalbar melakukan realisasi gerakan tanam seperti di Kabupaten Sintang, Kota Singkawang, Kabupaten Melawi, dan Sanggau.

“Gerakan tanam yang dilakukan baru – baru ini tepatnya mulai Oktober dan November 2022 untuk mengantisipasi inflasi pada Desember serta menjelang Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 1 Januari 2023,” ucap dia.

Terkait tingkat inflasi terbaru, Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Kalbar pada Oktober 2022 hanya 0,07 persen. Inflasi tersebut dari tiga kota IHK yakni Kota Singkawang 0,13 persen, Kota Pontianak 0,07 persen, dan Kabupaten Sintang 0,01 persen.

Laporan: Bagas R.

Editor: Jessica C.

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Hari Pertama MPLS, SMAN 1 Rasau Jaya Beri Edukasi Digital untuk Siswa Baru
RASAU JAYA, PRANUSA.ID — Hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan…
Puan Maharani Ungkap DPR Diserang Hoaks: Kutipan Palsu hingga Narasi Penolakan RUU Perampasan Aset
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara terbuka…
Selebrasi Juara atau Panggung Politik? Kehadiran Trump di Final Piala Dunia Tuai Perdebatan
AMERIKA SERIKAT, PRANUSA.ID — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menjadi…
Tuai Kecaman, Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka kepada Insan Pers
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea akhirnya menyampaikan…
Eks Jampidsus Febrie Belum Ditahan, Pakar: Ciptakan Kesan Tebang Pilih
JAKARTA, PRANUSA.ID — Keputusan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang belum melakukan…