
PONTIANAK, PRANUSA.ID – Penyaluran bantuan pangan untuk alokasi tahun 2026 di Kalimantan Barat resmi diluncurkan pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini berlangsung di Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Barat.
Peluncuran program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, perwakilan instansi terkait, serta jajaran Perum Bulog Kanwil Kalbar.
Dalam kegiatan tersebut, penyerahan bantuan pangan dilakukan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per orang dengan target 543 penerima manfaat.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kalimantan Barat Rasiwan menyampaikan bahwa bantuan pangan ini merupakan program pemerintah. Tujuannya adalah membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
“Melalui program ini, bantuan telah tersalurkan kepada ratusan ribu masyarakat yang berhak menerima,” ujarnya.
Rasiwan merincikan bahwa total alokasi bantuan beras pada Maret 2026 mencapai 10,8 ton dan lebih dari 2.000 liter minyak goreng.
“Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjaga ketahanan pangan,” paparnya.
Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap melalui jaringan distribusi yang telah disiapkan oleh Perum Bulog. Proses ini turut bekerja sama dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
Selain sebagai bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional. Hal tersebut khususnya diutamakan untuk wilayah Kalimantan Barat.
Dengan dilaksanakannya program ini, proses penyaluran bantuan pangan diharapkan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Langkah ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah setempat.
Laporan: Severinus | Editor: Arya