Resmikan Selayar Kopitiam, Wagub Kalbar Tekankan Penguatan Ekosistem UMKM Kopi

pranusa.id February 14, 2026

FOTO: Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan.

PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara resmi membuka operasional Selayar Kopitiam yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Kota Pontianak, pada Jumat (13/2/2026).

Peresmian tempat usaha baru ini ditandai dengan pemotongan pita sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner.

Dalam sambutannya, Krisantus menyampaikan apresiasi atas hadirnya kedai kopi tersebut yang dinilainya mampu menjadi ruang interaksi sosial baru bagi masyarakat setempat.

“Pertama-tama saya mengucapkan selamat atas grand opening Selayar Kopitiam pada hari ini. Semoga tempat ini menjadi ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk bersantai, berdiskusi, dan menikmati kopi,” ujar Krisantus.

Ia menilai menjamurnya kedai kopi di Pontianak merupakan indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif yang wajib didukung secara berkesinambungan oleh pemerintah daerah.

“Ini adalah usaha kecil dan menengah yang wajib kita dukung bersama. Kehadiran tempat seperti ini bukan hanya membuka peluang usaha, tetapi juga menciptakan ruang ekonomi baru bagi masyarakat,” katanya.

Lebih jauh, Krisantus menekankan pentingnya membangun ekosistem kopi secara menyeluruh, yang tidak hanya berfokus pada hilirisasi berupa kafe, tetapi juga pada sektor hulu yakni kesejahteraan para petani kopi di Kalimantan Barat.

Pontianak dikenal dengan budaya kopinya. Ke depan kita ingin bukan hanya warung kopinya yang berkembang, tetapi juga petani kopi di Kalbar ikut tumbuh. Jadi ada rantai ekonomi yang lengkap dari petani, pengolah, sampai kedai kopi,” jelas Wagub.

Sementara itu, Rahmat, selaku perwakilan pemilik Selayar Kopitiam, menyampaikan rasa syukur atas dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam pembukaan usahanya.

Kami berterima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur dan semua tamu undangan. Selayar Kopitiam dibangun sebagai tempat kebersamaan, sesuai filosofi nama ‘Selayar’ yang berarti sejalan, searah, dan sehati dalam membangun usaha ini,” ungkap Rahmat.

Pihaknya mengaku terbuka menerima masukan dari para pengunjung demi menjaga keberlangsungan dan kualitas usaha tersebut ke depannya.

“Kami berharap tempat ini dapat diterima masyarakat. Kritik dan saran akan menjadi kekuatan bagi kami untuk terus berkembang,” tutupnya.

Laporan: Marsianus | Editor: Michael

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Tindak Lanjuti SE Mendagri, Pramono Anung Pangkas Perjalanan Dinas dan Operasional Kendaraan Pemprov DKI
JAKARTA, PRANUSA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah…
Pimpinan MPR RI Dorong Universitas Cetak SDM dan Riset Guna Kawal Transisi Energi Era Prabowo
MEDAN, PRANUSA.ID – Mengawali kunjungan kerjanya di Universitas Muhammadiyah Sumatera…
KPK Endus Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa di Pati, 6 Saksi Diperiksa
JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengintensifkan pengusutan…
Menbud Fadli Zon Tegaskan Penyaluran Dana Indonesia Raya Fokus pada Dampak Nyata Masyarakat
JAKARTA, PRANUSA.ID – Menteri Kebudayaan (Menbud) Republik Indonesia, Fadli Zon,…
Kasus Amsal Sitepu, Komisi III DPR RI Sentil Kejari Karo soal Pasal Paksaan dan Hilangnya Mens Rea
JAKARTA, PRANUSA.ID – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi…
WhatsApp Image 2026-03-18 at 10.15.51
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.16.02
ChatGPT Image 26 Feb 2026, 23.11.40