
RASAU JAYA, PRANUSA.ID— Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, SMAN 1 Rasau Jaya menggelar berbagai perlombaan yang berlangsung selama empat hari. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa, guru, dan staf sekolah.
Hari pertama dibuka dengan sejumlah perlombaan, di antaranya balap karung putri dengan menggunakan helm, gobak sodor, bakiak, memasukkan benang ke dalam jarum, dan balon dangdut. Di sisi lain, para guru dan staf turut menikmati suasana kemerdekaan dengan bermain voli bersama sambil mengenakan pakaian bertema merah putih.
Pada hari kedua, perlombaan dilanjutkan sekaligus menyelesaikan beberapa pertandingan, seperti bakiak, balap karung putra, gobak sodor, memasukkan benang ke dalam jarum, dan balon dangdut.
Menurut Destia Isyana Floweriska, Wakil Ketua OSIS SMAN 1 Rasau Jaya,
“Suasana lomba 17-an tahun ini Alhamdulillah lebih ramai daripada tahun sebelumnya. Banyak yang antusias dan semangat mengikuti lomba-lomba, jadi kegiatannya terasa lebih seru. Harapannya, semoga lomba 17-an tahun yang akan datang teman-teman semua tetap antusias untuk meramaikan dan memeriahkan lomba-lomba yang kami adakan,” ujar Destia Isyana Floweriska.
Menurutnya, kegiatan dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia di SMAN 1 Rasau Jaya tahun ini terasa ramai dan lebih meriah karena seluruh warga sekolah yang berpartisipasi terlihat sangat antusias dan semangat mengikuti kegiatan ini.
Memasuki hari ketiga, suasana semakin meriah melalui lomba senam kreasi campuran putra dan putri. Para peserta dari setiap kelas diminta untuk menampilkan gerakan-gerakan kreatif dan energik yang berhasil menghibur penonton. Siswa dan siswi yang mengikuti lomba ini terlihat sangat antusias dan bervariasi karena diperbolehkan untuk mengkreasikan pakaian hingga properti yang akan digunakan saat penampilan senam ini berlangsung
Puncak kegiatan berlangsung pada hari keempat melalui lomba maskot atau karnaval dengan tema “Kreativitas Pemuda, Kobarkan Semangat Kemerdekaan.” Beragam kostum kreatif ditampilkan, mulai dari pahlawan dan pejuang kemerdekaan, burung Garuda, Noni Belanda, hingga gambaran rakyat pada masa penjajahan. Para guru juga ikut memeriahkan karnaval dengan mengenakan pakaian merah putih.
Menurut Bu Vivi, salah satu guru SMAN 1 Rasau Jaya, karnaval yang dilaksanakan memiliki makna dalam menumbuhkan semangat perjuangan para pahlawan di kalangan pelajar.
“Tidak mungkin pelajar kita suruh angkat senjata dan berjuang. Tentunya kita menumbuhkan rasa perjuangan itu melalui karnaval seperti ini,” ujar Bu Vivi.
Beliau menilai berbagai maskot yang melambangkan Garuda, pahlawan, dan para presiden dapat menumbuhkan rasa perjuangan di zaman sekarang.
suasana karnaval berlangsung sangat meriah dengan antusiasme siswa, guru, dan staf yang sama-sama mendukung kegiatan tersebut dengan penggunaan pakaian merah putih oleh para guru menjadi simbol kecintaan terhadap tanah air.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama setiap kelas. Semarak perlombaan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan kreativitas seluruh warga SMAN 1 Rasau Jaya.
Laporan: Hassya Sahat Parlindungan | Editor: Michael