Sutarmidji Kembali Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Sanggau dan Sekadau

pranusa.id November 15, 2021

ILUSTRASI: BANJIR.

PRANUSA.ID — Bertempat di Halaman Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, bantuan sembako dan perlengkapan kebutuhan lainnya untuk korban banjir di Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sekadau dilepas secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., Minggu (14/11/2021).

“Mudah-mudahan besok (Senin, 15 November 2021) bantuan yang membawa kebutuhan masyarakat di Kabupaten Sintang bisa kami kirim lagi dengan menggunakan 4-6 truk,” jelas Gubernur.

Gubernur juga menyampaikan bantuan yang diberikan untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pangan maupun obat-obatan bagi masyarakat yang terdampak banjir.

“Yang bisa kami lakukan sekarang ini hanya menjaga ketersediaan pangan dan obat-obatan tetap aman. Terkait banjir, akan ditangani secara merata dan menunggu kondisi alam. Kemudian, hal yang perlu diperhatikan pasca (bencana) banjir adalah kondisi masyarakat dan perbaikan infrastruktur,” ungkap H. Sutarmidji.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat yang juga merupakan Kepala Satgas Banjir Prov Kalbar, Heronimus Hero, S.P., M.Si., menjelaskan ada beberapa kombinasi dalam paket bantuan kali ini.

“Paket bantuan kali ini dikombinasi, di mana ada yang bisa langsung diserahkan kepada masyarakat dalam bentuk paket, ada juga yang didistribusikan untuk mengisi logistik dapur umum di Kabupaten Sanggau dan Sekadau. Masyarakat di Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sekadau akan menerima bantuan dengan alokasi 300 paket untuk setiap kabupaten. Sementara itu, jumlah paket untuk mendukung dapur umum, yakni 1,5 ton beras, 400 dus mie instan, serta berbagai sumbangan kebutuhan lainnya seperti popok sekali pakai untuk bayi, sabun, pasta gigi, gula, biskuit, dan lain-lain,” ucap Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar.

Berdasarkan perhitungan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, beras sebanyak 1,5 ton bisa mencukupi kebutuhan 10 hari ke depan, jika setiap hari menyediakan 500 porsi makan. Sementara mie instan bisa mencukupi hingga 14 hari. *(Pemprov Kalbar

Rekomendasi untuk Anda
Berita Lainnya
Dampingi Pemeriksaan Roy Suryo, Refly Harun Sebut Ada Kejanggalan pada Fotokopi Ijazah Jokowi
JAKARTA – Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, mengungkapkan adanya…
Utang Pemerintah Tembus Rp9.637,9 Triliun, Rasio 40,46 Persen PDB
JAKARTA – Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian…
Resmikan Selayar Kopitiam, Wagub Kalbar Tekankan Penguatan Ekosistem UMKM Kopi
PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara resmi…
Percepat Pembangunan Bandar Antariksa Biak, Rusia Nyatakan Kesiapan Beri Dukungan Teknologi
JAKARTA – Rusia menyatakan kesiapan penuh untuk berpartisipasi dalam pembangunan…
Bahlil Umumkan Maju Caleg 2029 dari Dapil Papua, Tak Ingin Seperti Ketum Partai Lain
JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara…
WhatsApp Image 2026-02-09 at 10.45.26