Tidak Setuju Kalbar Ekspor Bauksit Mentah, Sutarmidji: Harusnya Diolah Dulu

pranusa.id August 25, 2021

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. (TRIBUN)

PRANUSA.ID– Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji, mengaku tidak setuju dengan praktik ekspor mineral mentah seperti bauksit karena dinilai justru dapat mengurangi nilai ekonomis. Menurutnya, bahan mentah bauksit tersebut idealnya diolah terlebih dahulu sebelum ekspor agar mendapatkan harga terbaik.

Ia kemudian membeberkan bahwa saat ini bauksit yang diekspor masih banyak dalam keadaan mentah dan masing-masing perusahaan diberi kuota, sehingga jumlah ekspor dalam 1 tahun mencapai 25 juta ton.

“Saya tidak setuju dengan bauksit di ekspor dalam kondisi mentah dan masing-masing perusahaan diberi kuota. Itu sama saja dengan hanya menjual tanah,” ujarnya saat menjadi narasumber pada kegiatan Temu Administrator Muda Indonesia (ADMI) Tahun 2021 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik UNTAN secara virtual, Senin (23/8/2021).

“Seharusnya bauksit diolah terlebih dahulu sebelum diekspor. Kemudian, keberadaan smelter akan merekrut banyak tenaga kerja untuk mengolah barang setengah jadi. Sehingga nilai ekonomisnya semakin tinggi,” sambungnya.

Untuk diketahui, saat ini Kalimantan Barat merupakan penghasil CPO terbesar di seluruh Kalimantan dan bersaing dengan Kalimantan Tengah. Banyak lahan dikuasai oleh sektor perkebunan tapi tingkat produktifitas lebih kecil dari Kalteng. Kalimantan Barat disebut memiliki potensi yang besar khususnya di sektor pertambangan, perkebunan yang menyumbang devisa terbesar.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…