Update Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Kalbar: 24 Tewas dan 31 Hilang

pranusa.id July 21, 2021

Ilustrasi kapal tenggelam. (Sumber: Oke Zone).

PRANUSA.ID– Hari ini, Tim SAR Gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi dua jenazah korban kecelakaan kapal motor yang tenggelam pada Selasa (13/7/2021), menggunakan kapal milik Basarnas Kalbar, KN SAR Laksamana-241, dari perairan berjarak 30-40 nautical mile.

Kapten KN SAR Laksamana Jahrudin mengatakan, penemuan kedua jenazah itu, berawal dengan ditemukannya satu jenazah saat KN SAR Laksamana hendak menuju salah satu titik pencarian yang telah ditentukan Basarnas.

“Setelah kami lakukan evakuasi terhadap jenazah tersebut, beberapa menit setelah kapal melanjutkan perjalanan, kami mendapat informasi dari KRI Clurit milik TNI AL yang menemukan jenazah lain yang terapung di permukaan air laut. Dengan koordinat yang diberikan oleh Kapal Clurit kami langsung langsung mengevakuasi jenazah korban,” kata Jahrudin, Rabu, (21/07/2021).

Ia kemudian menambahkan, penyisiran dan pencarian masih tetap dilanjutkan sampai titik pencarian yang telah ditentukan Posko Basarnas, tetapi tidak menemukan korban lainnya.

“Kami kemudian melanjutkan penyisiran ke perairan wilayah utara hingga ke 45 nautical mile dari koordinat pencarian yang ditentukan Posko, karena hasilnya tetap tidak ada, maka kami memutuskan untuk kembali ke Pontianak guna mengevakuasi kedua jenazah itu,” katanya.

Data sementara Posko SAR Gabungan di Pontianak mencatat, hingga saat ini, total anak buah kapal (ABK) yang menjadi korban kecelakaan, yakni sebanyak 138 orang, sebanyak 83 orang selamat, 31 orang masih dalam pencarian, dan 24 orang ditemukan meninggal dengan total kapal motor yang tenggelam sebanyak 18 unit.

Kepala Kantor SAR Pontianak, Yopi Haryadi menuturkan, pencarian para korban sejumlah 31 orang tetap akan dilanjutkan hingga tiga hari ke depan. Untuk luas pencarian para korban, hari ini Tim SAR Gabungan akan melakukan penyisiran hingga ke Kepulauan Riau, termasuk ke arah barat di sekitar perairan pulan Tambelan dan arah timur hingga ke wilayah perairan Natuna, katanya.

“Pencarian udara ini tentunya tetap dibantu dari armada di laut. Kami berharap dengan pencarian ini, tiga hari ke depan bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” kata Yopi.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

d5d9ce62-e163-481c-9d70-fed5c6a18bfb
f9874c50-6a04-4828-8466-e86c279d0462
466ab043-60be-4d82-9a97-1592154ed54f
Berita Lainnya
Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa
PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar),…
Kawal RUU Penyiaran, KPID Kalbar Dorong Aspirasi Media Masuk Pembahasan
PONTIANAK, PRANUSA.ID– Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran menjadi sorotan dalam Focus…
Jenguk Korban Keracunan MBG di Batang, Wapres Gibran Minta Investigasi Dibuka Transparan
BATANG, PRANUSA.ID — Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta proses investigasi…
PP PMKRI Desak Kepolisian Buka Penyelidikan Pidana Kasus Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia…
Kejanggalan 13 Rumah di Lapas Cibinong: Pembangunan Tak Tercatat sebagai Aset Milik Negara
JAKARTA, PRANUSA.ID — Pembangunan 13 unit rumah di kawasan Lapas…