Banjir Mulai Surut, Warga Sintang Butuh Obat-Obatan hingga Air Bersih

pranusa.id November 22, 2021

FOTO: Pelaksana harian Bupati Sintang Yosepha Hasnah meninjau dapur umum dan tempat pengungsian korban banjir di Sintang beberapa waktu lalu. (Dok. Humas Pemkab Sintang).

PRANUSA.ID– Banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat berangsur-angsur mulai surut. Oleh karena itu, warga pun mengaku saat ini lebih banyak membutuhkan bantuan berupa obat-obatan dan air bersih.

Sementara itu, warga kini membuat dapur umum secara swadaya, di RT 05/RW 02, Kelurahan Ulak Jaya. Selain itu, juga menggelar doa tolak bala di lokasi pengungsian.

“Beginilah kondisi kami mengadakan dapur umum secara swadaya. Kami mendapatkan bantuan dari donatur dan pemerintah daerah, yang kami butuhkan sekarang ini obat-obatan, karena banjir berangsur surut,” kata Ketua RT 05 Wahyu Hidayat, Minggu (21/11), dilansir dari Antara.

Wahyu mengatakan obat-obatan dibutuhkan warga setelah banjir berangsur surut. Selain obat-obatan, sambung Wahyu, warga juga membutuhkan air bersih dan gas.

“Untuk pasokan air bersih, biasanya warga mengambil dari PDAM dan terkadang ambil dari air sungai Kapuas,” ujarnya.

Sementara untuk gas, menurutnya, warga masih kesulitan. Pertamina baru akan mengirim pasokan gas dua minggu sekali. Harga gas 3 kilogram dipatok Rp16.500 per tabung.

“Listrik sudah dua hari ini menyala, sebelumnya kami pakai genset secara swadaya,” ujarnya.

Wahyu mengatakan warga yang terdampak banjir di RT 05 sekitar 50 persen dari 71 kepala keluarga.

“Warga yang tidak terdampak banjir turut serta gotong royong, rasa kekeluargaan kami masih terjaga,” katanya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…