Gaji PPPK Dibebankan ke Pemda, Ria Norsan Akan Temui Presiden Bahas TKD

pranusa.id October 31, 2025

FOTO: Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan (Via gosippontianak.co.id)

PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyatakan keberatan atas rencana pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. Menanggapi kebijakan tersebut, Ria Norsan berencana menghadap Presiden Prabowo Subianto bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Pemotongan dana TKD ini dilakukan dengan tujuan mengalihkan sebagian alokasi anggaran pusat ke belanja kementerian dan lembaga untuk mendukung program prioritas nasional.

“Jadi kita sampai seluruh Indonesia terkena pengurangan dana pusat. Pengurangan Transfer Ke Daerah (TKD) ini,” ujar Norsan di Pontianak, Kamis (30/10/2025).

Norsan menegaskan, pertemuan dengan Presiden Prabowo akan dilakukan bersama pengurus APKASI. “Nah itu kami sudah sepakat kemarin dengan Ketua APKASI terpilih, Gubernur Kalimantan Timur. Untuk hadir menghadap Bapak Presiden,” tambahnya.

Beban Baru Gaji PPPK

Rencana pemangkasan dana ini dinilai Norsan semakin membebani keuangan daerah, mengingat Pemerintah Daerah dan Provinsi akan mengemban tanggung jawab baru mulai tahun depan.

“Mulai Januari 2026 itu gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang kita terima itu untuk beban daerah dan beban provinsi. Nah kalau sekarang masih ditanggung pusat,” sebut Norsan.

Norsan menjelaskan, ada sekitar 9.000 lebih PPPK yang gajinya harus dibayarkan oleh pemerintah daerah mulai tahun depan. Dengan adanya pemotongan TKD, beban ganda ini menjadi poin utama keberatan mereka.

“Sudah dana kita dikurangi, diberi beban lagi untuk bayar gaji PPPK. Nah itu salah satu pemikiran kita kemarin bersama Ketua APKASI,” tandasnya.

Laporan: Marianus | Editor: Arya

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…