Hitung Kerugian Negara, KPK Periksa 6 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Dinas PUPR Mempawah

pranusa.id April 25, 2026

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

JAKARTA, PRANUSA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa enam orang saksi yang meliputi Direktur CV Hera Jaya Consultant dan sejumlah pihak swasta pada Kamis (23/4/2026) terkait dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mempawah.

“Pemeriksaan fokus pada kebutuhan audit kerugian negara,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Kehadiran tenaga administrasi hingga jajaran petinggi dari perusahaan konsultan tersebut merupakan langkah krusial bagi tim auditor untuk menelusuri secara presisi aliran dana dalam proyek bermasalah itu.

“Pemeriksaan para saksi terkait penghitungan kerugian negara oleh auditor,” ujarnya.

Pemanggilan para saksi ini menjadi rentetan kelanjutan dari penetapan tiga orang tersangka serta penyitaan berbagai dokumen penting dan barang bukti elektronik dari 16 lokasi di Mempawah, Sanggau, dan Pontianak pada bulan April tahun lalu.

Laporan: Hendri | Editor: Arya

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…