Jalan Poros Rusak, Warga Sakit di Tempunak Sintang Ditandu Jalan Kaki 2 Jam

pranusa.id December 23, 2021

FOTO: Video seorang warga di Tempunak, Sintang, yang menderita sakit jantung harus ditandu jalan kaki karena ruas jalan poros SKPC rusak parah.

PRANUSA.ID– Seorang warga yang menderita sakit jantung asal Dusun Tebedak, SP-5 SKPC, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, terpaksa ditandu oleh puluhan warga agar bisa dibawa ke RSUD Ade M Djoen Sintang.

Warga bernama Lulut tersebut harus ditandu oleh warga karena ruas jalan poros SKPC rusak parah sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Warga pun secara bergantian menandu Lulut sampai ke titik jalan yang bisa dilewati oleh kendaraan.

Dalam sebuah video yang beredar, terlihat warga memanggul tandu berisi tubuh Lulut melewati jalan tanah kuning. Sementara tandu yang dipergunakan untuk membawa Lulut hanya rakitan kayu yang dilapisi kain dan alas seadanya. Serta ada payung untuk menutupi atas kepala Lulut.

Sementara berdasarkan keterangan warga setempat bernisial J, peristiwa itu terjadi pada Senin, 21 Desember 2021.

“Total ada 28 orang yang bergantian menandu tubuh Lulut. Jarak tempuh 2 jam perjalanan jalan kaki hingga ke titik jalan yang bisa dilalui oleh kendaraan,” katanya.

Pasca kejadian itu, ia pun berharap agar pemerintah memberikan perhatian penuh terutama terkait dengan infrastruktur jalan poros SKPC. Akses jalan tersebut menurutnya sangat penting bagi warga sekitar untuk melakukan segala aktivitas.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…