Juara se-Kalbar, Pemanfaatan Aplikasi E-Kinerja ASN Pontianak Tembus 99,36 Persen

pranusa.id January 10, 2026

Ilustrasi: Pegawai Negeri Sipil/PNS. (Sumber: Indonesia College)

PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kembali menorehkan prestasi gemilang dalam tata kelola birokrasi digital.

Berdasarkan data per 6 Januari 2026, Kota Pontianak dinobatkan sebagai instansi dengan tingkat pemanfaatan aplikasi E-Kinerja Badan Kepegawaian Negara (BKN) tertinggi di wilayah kerja Kantor Regional V BKN Jakarta sepanjang tahun 2025.

Dengan persentase pemanfaatan mencapai 99,36 persen, Kota Pontianak berhasil mengungguli sejumlah daerah lain, termasuk Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung, hingga Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sendiri.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengungkapkan rasa bangganya atas kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya dalam mengadopsi sistem manajemen kinerja berbasis digital ini.

“Capaian ini menunjukkan komitmen ASN Kota Pontianak dalam mendukung reformasi birokrasi, khususnya penerapan sistem penilaian kinerja yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi,” ujar Edi, Jumat (9/1/2026).

Menurut Edi, implementasi E-Kinerja bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif semata. Lebih dari itu, aplikasi ini menjadi alat ukur yang valid untuk memantau produktivitas pegawai secara real-time dan objektif, yang pada akhirnya bermuara pada kualitas layanan kepada masyarakat.

“Dengan sistem ini, kinerja pegawai dapat dipantau dan dievaluasi secara objektif, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak, Yuni Rosdiah, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari strategi pendampingan intensif yang dilakukan pihaknya. BKPSDM secara rutin memastikan setiap ASN memahami prosedur penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) agar tepat waktu.

“BKPSDM secara rutin melakukan pendampingan, sosialisasi, dan monitoring agar setiap ASN memahami pentingnya penyusunan SKP secara tepat waktu dan sesuai ketentuan,” jelas Yuni.

Ia juga menegaskan bahwa data E-Kinerja kini menjadi basis utama dalam pengembangan karier pegawai, mulai dari penilaian prestasi hingga pemberian penghargaan (reward).

“Kami berharap capaian ini dapat dipertahankan dan menjadi budaya kerja ASN Kota Pontianak ke depan,” pungkasnya.

Laporan: Severinus | Editor: Rivaldy

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…