Kejati Kalbar Cegah Penyelundupan 14 Kontainer CPO Ilegal

pranusa.id November 2, 2022

Ilustrasi: Hasil Sawit.

PRANUSA.ID– Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Masyudi, memimpin langsung penanganan perkara tindak pidana ekonomi dengan melalukan pengecekan barang bukti 14 kontainer berisikan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit.

Pengecekan didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Pontianak dan Agung Saptono dari Bea Cukai Kanwil.

Masyudi menyampaikan bahwa pengungkapan perkara ini merupakan operasi intelijen kejaksaan yang mendapatkan informasi tentang rencana ekspor 14 kontainer, kemudian dilakukan pengecekan, berdasarkan dokumen ekspor berisi minyak kotor (miko) namun setelah dilakukan pengecekan berisi minyak sawit.

“Sehingga ada perbedaan antara dokumen dan isi kontainer,” kata Masyudi melalui keterangan persnya, Selasa, 1 November 2022.

Masyudi menegaskan bahwa instanisnya konsen pada pengungkapan kasus penyelundupan minyak sawit tersebut karena menyangkut perekonomian negara. Pihaknya juga berusaha melindungi para pengusaha.

“Akan tetapi pengusaha juga harus memenuhi kewajiban kepada negara supaya tidak ada yang dirugikan negara juga tidak dirugikan sehingga pengusaha juga lancar dalam melakukan kegiatan usaha dengan baik dan jujur untuk kepentingan bangsa dan negara,” katanya.

Lebih lanjut, Masyudi akan koordinasi dan menindaklanjuti kasus ini. Ia berharap seluruh pengusaha di Kalbar untuk mendukung program yang telah ditetapkan pemerintah karena pemerintah saat ini konsen terhadap perekonomian negara ini.

“Kita melindungi para pengusaha, investor, tetapi mereka juga harus memenuhi kewajiban tanggung jawabnya, agar tidak ada yang dirugikan,” tegas dia.

Laporan: Jessica C.

Editor: Bagas R.

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…