Masih Ada 72 Desa di Kabupaten Sintang Berstatus sebagai Desa Tertinggal

pranusa.id October 14, 2021

FOTO: Jembatan rusak di salah satu desa di Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Dok. Sintang Informasi/Thn. 2020).

PRANUSA.ID– Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Sintang Syarief Yasser Arafat menyebutkan, masih terdapat 72 desa berstatus sebagai desa tertinggal dari 287 desa yang ada di wilayah Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.

Sementara itu, berdasarkan data pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2020, sebanyak 44 desa di Sintang sudah berstatus mandiri, 68 desa maju, dan terdapat 206 desa sedang berkembang.

Menurut Yasser Arafat, persoalan desa tertinggal di Sintang bukan karena desa tidak memiliki potensi apa pun untuk berkembang, namun bisa jadi karena sistem manajemen dan tata kelola pemerintahan desa yang belum berjalan secara efisien dan efektif.

“Esensi dari manajemen pemerintahan desa yang efisien dan efektif adalah bagaimana desa dapat membangun, memanfaatkan dan mengeksploitasi dengan tepat segala potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk memberikan rasa aman, nyaman, tertib serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya ketika membuka pembekalan kepada 287 kepala desa, di Sintang Kalbar, Senin (11/10/2021).

Oleh karena itu, Yasser Arafat berharap, melalui pembekalan kepala desa terpilih dapat memberikan gambaran kepada kepala desa yang baru terkait tantangan yang harus dihadapi di masa mendatang.

Selain itu, ia juga ingin kegiatan pembekalan kepala desa dapat memberikan pengetahuan terkait penyelenggaraan pemerintahan desa, serta dapat memberikan pemahaman terkait konsep pembangunan desa secara mendasar.

“Saya ingin mengingatkan bahwa kepala desa harus dapat menjalankan fungsi sebagai pemimpin pada berbagai situasi dan perubahan,” jelas Yasser Arafat.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…