Masuk Zona Kuning, 8 Daerah di Kalbar Sudah Boleh Belajar Tatap Muka

pranusa.id February 17, 2021

Ilustrasi Sekolah Tatap Muka

PRANUSA.ID– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat (Kalbar) mengeluarkan izin bagi sekolah-sekolah di zona kuning atau risiko penularan Covid-19 rendah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka mulai hari Senin 22 Februari 2021.

“Menindaklanjuti surat Sekda Kalbar, persiapan pembelajaran tatap muka untuk daerah zona kuning dapat dilaksanakan mulai Senin depan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar Sugeng Hariadi, Rabu (17/2/2021).

Sugeng menjelaskan, daerah dengan status zona kuning dinilai mampu untuk mengendalikan penyebaran virus corona. 

Dia pun meminta sekolah-sekolah di zona kuning agar mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada masa pandemi. 

“Sekolah juga harus mendapat izin, persetujuan orang tua siswa. Juga harus mendapat rekomendasi kesiapan sekolah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat,” katanya.

Sementara itu, bagi sekolah di zona oranye (zona risiko penularan sedang) dan merah (tinggi), sambung Sugeng, belum diperkenankan melaksanakan pembelajaran tetap muka.

“Untuk sekolah yang masih berada di zona oranye dan merah belum diperkenankan melaksanakan belajar tatap muka,” ujarnya. 

Berdasarkan data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Kalbar, pada Minggu (14/2/2021), terdapat 8 kabupaten dan kota berada di zona kuning.

8 kabupaten dan kota tersebut adalah Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang dan Kota Pontianak.

 

(Laporan: Crn)

Editor: Bagas R

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…