Pasca Banjir Sintang, Sutarmidji Usul Cabut Izin 1,3 Juta Hektare Lahan Sawit

pranusa.id December 9, 2021

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. (TRIBUN)

PRANUSA.ID– Banjir besar yang sempat melanda Kabupaten Sintang dan beberapa wilayah lainnya di Kalimantan Barat selama kurang lebih satu bulan, mendorong Gubernur Sutarmidji untuk mengevaluasi wilayah konsesi sawit.

Hal itu dikarenakan, menurutnya, penyebab banjir tersebut diduga akibat kerusakan lingkungan. Maka dari itu, wilayah konsesi sawit yang disebut Sutarmidji memiliki luas 3,2 juta hektare perlu ditinjau ulang agar ada yang bisa dialokasikan untuk penghijauan. Karena berdasarkan data yang ia pegang, dari 3,2 juta hektare, yang baru ditanami sawit baru seluas 1,9 juta hektare.

“Kalau se-Kalbar luas total areal 3.272.062 hektar. Yang jadi masalah kan, datanya seakan-akan 3,2 juta hektare sawit semua. Padahal yang tertanam (sawit) baru 1,9 juta, artinya ada 1,3 juta hektare yang belum ditanam ini, bisa untuk lain-lain. Yang belum tanam ini, seharusnya keluar dari area itu,” ungkap Sutarmidji beberapa waktu yang lalu.

Mantan Wali Kota Pontianak tersebut mengatakan, ia akan mengevaluasi dan mengusulkan areal konsesi sawit yang belum ditanam untuk dicabut izinnya. Sehingga, areal tersebut dapat dikelola, salah satunya untuk kepentingan penghijauan seperti saran Presiden Jokowi.

“Saya akan kejar yang 1,3 juta haktare kebun sawit yang belum ditanam. Itu akan saya usulkan jadi apa. Itu belum termasuk hak-hak plasma, itu kan hak masyarakat. Kita evaluasi secara menyeluruh, terserahlah orang mau ngomong apa, termasuk tambang,” pungkasnya.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…