Rasmidi: Berita Kalbar Jangan Hanya Muncul di Nasional Saat Ada Kejadian Luar Biasa

pranusa.id October 1, 2026

Foto: Rasmidi, Ketua Komisi I DPRD Kalbar (Dok. Judirho).

PONTIANAK, PRANUSA.ID — Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Barat (Kalbar), Rasmidi, mendorong media lokal untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi pemberitaan dan konten lokal dari daerah supaya bisa naik ke jenjang nasional maupun internasional.

Hal tersebut disampaikannya dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mengawal Konten Lokal di Era Digital” di DPRD Kalbar, Rabu (30/9).

Rasmidi mengatakan keberadaan pemberitaan lokal penting untuk memastikan masyarakat Kalbar tetap mendapatkan informasi mengenai berbagai perkembangan di daerah.

Menurutnya, media nasional juga tidak seharusnya hanya menyoroti daerah ketika terjadi peristiwa besar atau kejadian luar biasa yang sedang menimpa.

“Jadi terkhusus memang untuk penyiar-penyiar pusat, televisi pusat juga. Supaya bisa juga menyiarkan berita-berita lokal. Jangan hanya berita-berita nasional saja,” ujar Rasmidi.

Ia menilai pemberitaan mengenai daerah yang muncul di media nasional selama ini terkadang lebih banyak berkaitan dengan peristiwa yang bersifat fantastis atau kejadian luar biasa seperti halnya kebakaran hutan dan lahan yang sedang terjadi di Kalbar.

Karena itu, ia berharap informasi lokal dapat disajikan secara lebih berimbang dan tidak hanya muncul ketika terjadi suatu peristiwa besar.

“Dan berita-berita lokal yang terkadang disiarkan di pusat itu hanya berita-berita yang sifatnya misalnya yang fantastis, ada kejadian luar biasa dan sebagainya. Nah harapan kami berita-berita lokal juga akan seimbang dan balance, disiarkan di nasional juga,” katanya.

Rasmidi menyebut masuknya pemberitaan lokal ke media nasional juga dapat meningkatkan perhatian masyarakat terhadap informasi dari daerah.

Ia menilai masyarakat akan lebih mudah mengetahui perkembangan Kalimantan Barat ketika informasi tersebut mendapat ruang dalam siaran nasional.

“Karena ketika kita mendengar, membaca dan melihat berita lokal disiarkan di nasional, kita pasti fokus pada televisi.

Artinya ini harapan besar masyarakat dan juga ada keuntungan juga,” ujarnya.

Ia juga berharap lembaga penyiaran dapat terus mempertahankan keberadaannya dan menghadirkan konten serta pemberitaan yang relevan bagi masyarakat Kalimantan Barat.

“Harapan besar kita supaya lembaga penyiaran, semua penyiaran yang tetap eksis ke depan, tetap yang terbaik dan menjadi tontonan yang terbaik dan berita yang terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat,” pungkasnya.

Laporan: Judirho | Editor: Arya 

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…