Salurkan 100 Ton Beras untuk Sintang, Midji: Kalau Tak Cukup Beritahu Saya!

pranusa.id November 3, 2021

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. (SUARA)

PRANUSA.ID — Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji atau akrab disapa Midji menegaskan tidak ingin ada satupun jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang yang mengatakan tidak ada stok sembako di saat masyarakat terdampak banjir di sana membutuhkan bantuan sembako.

“Ingat ya, jajaran Pemda (Pemerintah Daerah) Sintang, intinya jangan pernah ada ucapan ketika masyarakat membutuhkan bantuan, tapi Pemda jawab tak ada stok, saya tak mau dengar,” tegas Midji.

Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar kembali menyalurkan bantuan beras sebanyak 85 ton untuk membantu masyarakat terdampak banjir di Sintang.

Beras tersebut diserahkan langsung oleh Midji kepada Pelaksana Harian (Plh) Bupati Sintang Yosepha Hasnah di Pendopo Bupati Sintang pada Selasa (2/11/2021).

Sebelumnya, Pemprov Kalbar melalui Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan juga telah menyerahkan bantuan 15 ton beras.

“Kalau misalnya 100 ton ini tak cukup, kasih tahu saya. Intinya, saya tidak mau mendengar ada masyarakat ngeluh karena tidak ada sembako, minimal beras harus disiapkan,” ungkapnya.

“Setelah saya nyerahkan beras tambahan, kita lihat apa yang perlu. Kalau masih dibutuhkan, nanti kita tambah,” ujarnya.

Untuk itu, Midji meminta agar Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sintang bisa terus berkoordinasi dengan Pemprov Kalbar.

Selain itu, Midji juga meminta agar data para warga terdampak banjir divalidasi.

“Data harus jelas, kalau tidak, jadi masalah penyaluran bantuan itu,” imbuhnya.

“BPBD saya minta provinsi dan kabupaten koordinasi dengan baik. Kemudian sampaikan juga ke pusat tentang kondisi ini, minimal pusat tahu kondisi sebenarnya. Jangan ada bantuan yang ditunda, distribusikan cepat itu,” tutur Midji.

Penulis: Jessica C. Ivanny
Editor: Bagas R.

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…