Satu Anak di Sintang Meninggal Dunia Akibat Terseret Arus Banjir Bandang

pranusa.id February 7, 2022

Ilustrasi: Korban tenggelam.

PRANUSA.ID– Satu anak berusia 7 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Desa Kemantan, Kecamatan Sepauk, wilayah Sintang Kalimantan Barat pada Jumat (4/2/2022) pagi.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Sepauk, Ipda Heru Woldy, korban sempat dipegang oleh Ayahnya yakni Sukan. Akan tetapi, derasnya air banjir ditambah material longsor berupa tanah dan batu, menyebabkan pegangannya terlepas dan akhinya korban hanyut terbawa banjir.

“Sukan dan istrinya selamat, karena tersangkut kayu, namun mengalami luka berat, kemudian dibawa ke Rumah Sakit di Sintang. Sedangkan anaknya ditemukan telah meninggal dunia saat dilakukan penyisiran sepanjang aliran Sungai Muran, sekitar 800 meter dari rumahnya. Pada saat ini sudah dimakamkan,” ungkap Ipda Heru Woldy.

Selain menyebabkan satu anak meninggal dunia, banjir tersebut juga menyebabkan jembatan utama desa tersebut terputus. Beberapa unit motor juga dikabarkan ikut hanyut terbawa arus banjir meski 18 di antaranya berhasil ditemukan. Sementara itu, tanah longsor yang terjadi secara bersamaan menyebabkan sebanyak 15 unit rumah semi permanen ambruk.

“Saat ini warga yang rumahnya rusak terkena banjir dan longsor sedang ditampung di rumah-rumah warga sekitarnya. Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya dalam penanganan bencana yang terjadi,” pungkas Ipda Heru Woldy.

 

Laporan: Bagas R

Editor: Jessica C. Ivanny

a34a305b-0230-41ea-a533-3e9cf5b7fbca
Berita Lainnya
Sawah Warga Dile Tertimbun Proyek Jalan, Anggota DPRD Ende Yosafat Lima Ancam Gelar RDP
ENDE, PRANUSA.ID — Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Fraksi Partai…
Jaga ‘Mata Air’ Kaderisasi, HMI Cabang Ende Gelar Basic Training LK 1 di Gedung Baznas
ENDE, PRANUSA.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ende menggelar…
Rapor Hitam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Indonesia Dalam Badai Krisis Nasional
OPINI, PRANUSA.ID— Sudah 2 tahun berselang kekuasaan korup ini memerintah.…
Persoalkan Etika dan Dokumen Pendidikan, Forum Guru Besar Indonesia Desak Gibran Mundur dari Wapres
JAKARTA, PRANUSA.ID — Ratusan akademisi yang tergabung dalam Forum Guru…
Komisi IV DPR Buka Opsi Masukkan Aturan Terorisme Ekologi Karhutla dalam Revisi UU Kehutanan
JAKARTA, PRANUSA.ID — Parlemen menyambut positif wacana pemerintah yang ingin…